berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Amran Tebar 250 Ton Benih Padi BRMP Subang ke Seluruh RI

Bambang SetiawanDiterbitkan 3 Sep 2026 - 04.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Amran Tebar 250 Ton Benih Padi BRMP Subang ke Seluruh RI
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Pusat Pembenihan atau Seed Center Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Padi di Sukamandi, Subang, Jawa Barat, mencatatkan produksi sebanyak 250 ton benih padi unggul sepanjang 2026. Hasil pembenihan modern tersebut disiapkan guna memperkuat pasokan benih berkualitas tinggi ke berbagai penjuru tanah air.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau langsung fasilitas tersebut guna memastikan proses pengembangan dan produksi benih berjalan optimal. Ia menyebut Seed Center BRMP Padi di Subang ini sebagai pusat pembenihan padi terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Dalam kunjungannya, Amran mengamati hasil budidaya padi setempat yang mencatatkan produktivitas panen antara 10 hingga 13 ton per hektare.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Kinerja Produksi Beras Nasional

Langkah penguatan benih unggul ini berjalan beriringan dengan pemantauan data produksi beras nasional. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), volume produksi beras untuk konsumsi pangan penduduk pada periode Januari hingga Oktober 2026 tercatat sekitar 31,41 juta ton. Angka ini mencerminkan penurunan tipis sebesar 0,08 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pada rentang waktu yang sama, total produksi padi dalam wujud gabah kering giling (GKG) mencapai 54,52 juta ton. Sementara itu, luas panen nasional tercatat berada di kisaran 10,31 juta hektare, atau mengalami kenaikan tipis 0,01 persen secara tahunan.

Menanggapi catatan BPS tersebut, Amran menilai penurunan produksi sebesar 0,08 persen tersebut masih berada pada batas yang sangat kecil, yakni setara sekitar 30.000 ton.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Langkah Mitigasi Iklim dan Solusi bagi Petani

Untuk menjaga stabilitas produksi pangan di tengah ancaman cuaca ekstrem, pemerintah terus memperluas langkah antisipasi di lapangan. Salah satu upaya utama yang digencarkan adalah pemasangan pompa air di sentra-sentra pertanian yang terancam kekeringan akibat dampak El Nino.

Kementerian Pertanian juga terus memantau dinamika pertanian langsung di tingkat lapangan. Setelah berkunjung ke Jawa Timur dua pekan sebelumnya dan memantau sentra pertanian di Jawa Barat, kunjungan kerja lanjutan diarahkan ke wilayah Jawa Tengah guna menyerap aspirasi sekaligus menyelesaikan kendala yang dihadapi para petani.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kementerian pertanianAndi Amran Sulaiman

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap