berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

5 Kontroversi Purbaya Selama Setahun Jadi Menteri Keuangan

Usat BalangDiterbitkan 15 Sep 2026 - 07.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
5 Kontroversi Purbaya Selama Setahun Jadi Menteri Keuangan
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Masa kepemimpinan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan resmi berakhir setelah menjabat selama tepat satu tahun sejak 8 September 2025. Presiden Prabowo Subianto menunjuk Suahasil Nazara untuk menggantikan posisinya pada Senin (14/9), menandai akhir perjalanan kabinet mantan pengganti Sri Mulyani Indrawati tersebut.

Pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan ini bergulir di tengah sorotan investor terhadap arah kebijakan fiskal dan ekonomi nasional. Selama 12 bulan masa jabatannya, Purbaya mencatatkan sejumlah dinamika, kebijakan besar, serta pernyataan terbuka yang memicu perdebatan publik.

Ragam Sorotan dan Polemik Kebijakan

1. Respon terhadap Gerakan 17+8 Tuntutan Rakyat Purbaya menuai perhatian publik saat menanggapi aksi Gerakan 17+8 Tuntutan Rakyat. Ia sempat menyatakan bahwa tuntutan tersebut hanya disuarakan oleh sebagian kecil kelompok masyarakat dan akan mereda dengan sendirinya apabila pertumbuhan ekonomi nasional mampu mencapai kisaran 7 hingga 8 persen. Menyusul polemik yang timbul, Purbaya menyampaikan permohonan maaf dan mengakui perlunya kehati-hatian lebih dalam berkomunikasi kepada publik.

2. Pengakuan Gaya Komunikasi "Koboi" Selain pernyataan seputar tuntutan publik, gaya penyampaian Purbaya kerap menjadi bahan evaluasi. Ia secara terbuka mendeskripsikan gaya komunikasinya seperti seorang "koboi" dan menyatakan dirinya masih perlu beradaptasi dalam memegang tanggung jawab formal sebagai bendahara negara.

3. Penempatan Dana Rp200 Triliun di Bank Himbara Di sektor moneter dan perbankan, Purbaya mengambil langkah penempatan dana pemerintah senilai Rp200 triliun pada bank-bank yang tergabung dalam Himbara. Kebijakan ini bertujuan mendongkrak likuiditas perbankan guna mengalirkan pembiayaan ke sektor produktif. Dalam skema tersebut, ia memberikan instruksi ketat agar bank penerima tidak menyalurkan likuiditas itu kepada kalangan konglomerasi.

4. Tanggung Jawab Utang dan Restrukturisasi Proyek Whoosh Isu fiskal strategis lain mencakup rencana pengalihan 60 persen kepemilikan pengendali Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) dari konsorsium PT Kereta Api Indonesia (KAI) ke entitas pemerintah. Pengalihan saham pengendali ini menyangkut beban kewajiban utang proyek kepada China Development Bank yang mencapai sekitar US$4,5 miliar atau setara Rp79,45 triliun (dengan asumsi kurs Rp17.656 per dolar AS). Pemerintah sebelumnya juga telah menempuh langkah restrukturisasi pinjaman tersebut dengan memperpanjang masa tenor pelunasan hingga 80 tahun.

5. Silang Pendapat Setoran Rp120 Triliun Danantara Kontroversi paling anyar mencuat saat Purbaya menyatakan bahwa Danantara akan menyetorkan dana sebesar Rp120 triliun kepada kas pemerintah. Pernyataan tersebut langsung dibantah oleh jajaran pimpinan Danantara yang menegaskan tidak adanya kesepakatan terkait rencana setoran dana tersebut. Perbedaan klaim ini memicu perhatian pasar dan investor terhadap koordinasi kebijakan fiskal pemerintah sebelum terjadinya pergantian menteri keuangan.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Ekonomi IndonesiaMenteri KeuanganKementerian KeuanganPurbaya Yudhi Sadewa

Berita Terbaru Lainnya

22 Korban Selamat KM Virgo Tertahan di Laut, Evakuasi TerkendalaVirgo 8 Tenggelam di Kedalaman 30 Meter, 129 Korban Masih Dicari BasarnasAHY Ungkap Titik Terberat Proyek Giant Sea Wall di Pantura JawaIHSG Diramal Masih Lesu Hari Ini, Rawan Uji Area 6.290Kemenkop Percepat Operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih Lewat Tiga Langkah StrategisPegiat Lingkungan Dorong Perlindungan Orangutan di Tengah KarhutlaMenkes, Jabar Provinsi dengan Kematian Ibu dan Anak TertinggiPertamina NRE Kembangkan Bioetanol Multi-Feedstock Generasi 1-2 di Lampung

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap