Basarnas mengungkap bahwa bangkai Kapal Virgo Transport 8 berada di kedalaman sekitar 30 meter di perairan Masalembo, Laut Jawa. Di tengah proses penanganan kapal nahas tersebut, tim SAR terus memusatkan operasi untuk melakukan pencarian intensif terhadap 129 korban yang hingga kini belum ditemukan.
Kapal Virgo Transport 8 diketahui membawa total 243 orang saat melakukan perjalanan laut dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9/2026). Namun, kapal tersebut dilaporkan mengalami hilang kontak di perairan Masalembo pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 Wita.
Penanganan dan Evakuasi Korban
Dari total seluruh penumpang dan awak di atas kapal, sebanyak 114 korban telah berhasil ditemukan. Penanganan serta pemulangan para korban yang telah dievakuasi dilakukan secara bertahap melalui jalur laut maupun udara menuju beberapa titik fasilitas di Kalimantan Selatan.
Momen Purbaya Dicopot Prabowo saat Rapat di DPD RI

Sebanyak 86 korban telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Rombongan korban yang telah mendarat ini terdiri dari 85 korban selamat dan satu korban meninggal dunia yang jasadnya langsung diserahterimakan kepada pihak keluarga.
Selain evakuasi menuju Pelabuhan Trisakti, penanganan darurat juga dilakukan melalui Lanud Syamsudin Noor, Banjarbaru. Satu korban selamat telah dievakuasi menggunakan helikopter Basarnas menuju pangkalan udara tersebut. Di titik yang sama, satu jenazah korban meninggal dunia lainnya dievakuasi dan langsung diserahkan kepada Tim DVI Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan medis lanjutan.
Gunung Semeru Erupsi Disertai Gemuruh Kuat Sejak Dini Hari

Puluhan Korban dalam Proses Pemindahan
Di samping korban yang sudah berhasil didaratkan, sebanyak 26 korban lainnya tercatat masih berada dalam proses evakuasi dari lokasi kecelakaan menuju Pelabuhan Trisakti. Kelompok korban yang sedang dalam perjalanan evakuasi ini terdiri atas 22 korban selamat dan empat korban meninggal dunia.
Dengan ditemukannya 114 korban tersebut, tim SAR gabungan terus memprioritaskan pencarian di sekitar lokasi perairan Masalembo untuk menemukan 129 orang lainnya yang masih dinyatakan hilang.






