Yayasan Penyelamatan Orangutan Borneo atau Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) mendorong pemerintah memperkuat perlindungan habitat orangutan dan satwa liar lainnya dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dampak kebakaran dinilai tidak hanya mengancam kelangsungan hidup orangutan, tetapi juga ekosistem satwa liar secara keseluruhan di dalam hutan.
Chief Executive Officer (CEO) BOSF Jamartin Sihite menyatakan bahwa dampak kebakaran hutan terhadap satwa perlu menjadi perhatian serius Presiden dan Wakil Presiden. Menurutnya, ketika orangutan mulai terdampak kabut asap dan api, satwa liar lain yang berbagi habitat di kawasan tersebut dipastikan mengalami ancaman serupa.
BOSF secara khusus meminta pemerintah menjaga kawasan hutan yang masih menjadi habitat alami agar tidak dialihfungsikan untuk peruntukan lain. Jamartin berharap area berhutan yang secara rencana tata ruang masih memungkinkan untuk dikonversi dapat ditinjau ulang dan diberi perlindungan hukum yang lebih kuat apabila terbukti aktif menjadi habitat satwa liar.
Momen Purbaya Dicopot Prabowo saat Rapat di DPD RI

Dorongan ini mengemuka seiring kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke pusat rehabilitasi orangutan di Kalimantan Tengah. Dalam kunjungan tersebut, Wapres melihat langsung kondisi orangutan yang terdampak pekatnya kabut asap akibat karhutla, termasuk sejumlah individu yang jatuh sakit hingga memerlukan penanganan medis menggunakan nebulizer.
Jamartin mengapresiasi perhatian yang ditunjukkan oleh Wakil Presiden terhadap kelangsungan satwa liar. Selain itu, BOSF telah menerima bantuan fasilitas penanganan dari Kementerian Kehutanan berupa alat nebulizer, pasokan oksigen, serta peralatan pemadam kebakaran guna mendukung penanganan satwa dan pencegahan api di lapangan.
Gunung Semeru Erupsi Disertai Gemuruh Kuat Sejak Dini Hari

BOSF menilai perhatian pemerintah saat ini terhadap isu konservasi satwa liar sudah menunjukkan peningkatan dibanding periode-periode sebelumnya. Kendati demikian, langkah perlindungan habitat dinilai tetap harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan untuk mencegah kepunahan satwa yang kian terdesak bencana kebakaran.






