berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Hukum

Waspada Penipuan Modus Polisi Gadungan, Pelajaran dari Kasus di Banjarbaru

Slamet PrabowoDiterbitkan 3 Agu 2026 - 14.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Waspada Penipuan Modus Polisi Gadungan, Pelajaran dari Kasus di Banjarbaru
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Kasus penipuan dengan modus mengaku sebagai anggota kepolisian kembali terjadi dan memakan korban di wilayah Kalimantan Selatan. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banjarbaru meringkus seorang pria berinisial SA. Pria berusia 26 tahun tersebut diduga kuat melakukan tindak pidana penipuan dengan menyamar sebagai anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Peristiwa ini menarik perhatian karena pelaku dengan tega menjadikan kekasihnya sendiri sebagai korban. Wanita berusia 33 tahun yang bernama Normarina tersebut tertipu oleh janji manis pelaku yang menawarkan pekerjaan di lingkungan kepolisian setempat.

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, pelaku dan korban diketahui telah menjalin hubungan asmara selama kurang lebih enam bulan. Memanfaatkan kedekatan dan kepercayaan yang telah terbangun selama masa pacaran tersebut, pelaku mulai melancarkan aksinya. Kasus ini bermula pada tanggal 26 Mei 2026, ketika SA menawarkan kesempatan kepada Normarina untuk bekerja di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Banjarbaru. Kasi Humas Polres Banjarbaru, Ipda Kardi Gunadi, menjelaskan bahwa korban merasa sangat tertarik dengan tawaran pekerjaan tersebut. Untuk meyakinkan korbannya, pelaku berjanji akan membantu mengurus seluruh proses masuk kerja di Polres Banjarbaru dan mulai meminta dokumen identitas korban sebagai langkah awal.

Setelah korban menyerahkan dokumen identitas, pelaku mulai meminta sejumlah uang secara bertahap dengan berbagai alasan administratif. Permintaan dana tersebut diklaim untuk memenuhi berbagai persyaratan fiktif. Rincian biaya yang diminta oleh pelaku meliputi biaya seragam sebesar Rp1,53 juta, biaya pemeriksaan kesehatan atau medical check-up sebesar Rp950 ribu, serta biaya untuk vaksin booster sebesar Rp300 ribu. Tidak berhenti pada dalih kelengkapan administrasi kesehatan dan seragam, pelaku bahkan berani meminta uang sebesar Rp1,5 juta yang disebutnya sebagai jaminan kepada Kapolres Banjarbaru. Setelah seluruh permintaan awal ini dipenuhi oleh korban, pelaku menyuruhnya menunggu dengan alasan proses sedang disampaikan kepada Kapolres, serta menjanjikan bahwa korban akan dipanggil menghadap, yang mana hal tersebut tidak pernah terwujud.

Baca Juga

Bareskrim Polri Turun Tangan Tangani Tiga Perkara Karhutla Korporasi di Kaltim

Bareskrim Polri Turun Tangan Tangani Tiga Perkara Karhutla Korporasi di Kaltim

Ketika korban mulai mempertanyakan kepastian pekerjaannya, pelaku kembali mencari alasan baru. SA berdalih bahwa Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik korban telah digunakan untuk pengajuan pinjaman daring. Ia kemudian meminta tambahan uang sebesar Rp2,7 juta dengan alasan untuk membersihkan riwayat pinjaman tersebut. Namun, korban mengaku tidak sanggup membayar nominal tambahan itu. Merasa ada yang tidak beres dan sadar telah menjadi korban penipuan, Normarina meminta agar seluruh uang yang telah disetorkannya dikembalikan. Karena pelaku menolak permintaan pengembalian dana tersebut, korban akhirnya memutuskan untuk melaporkan peristiwa ini ke Polres Banjarbaru. Akibat rangkaian penipuan ini, korban mengalami kerugian total yang mencapai Rp5.330.000.

Menindaklanjuti laporan dari korban, tim gabungan Satreskrim Polres Banjarbaru segera melakukan serangkaian penyelidikan. Polisi akhirnya berhasil melacak keberadaan pelaku yang diketahui merupakan warga Kabupaten Tanah Bumbu. SA diringkus oleh pihak berwajib di rumah orang tuanya yang berlokasi di Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin, pada hari Rabu (29/7). Dalam proses pemeriksaan, terungkap fakta bahwa seluruh uang yang diterima oleh pelaku melalui transfer telah dihabiskan untuk kepentingan pribadinya. Selain itu, pihak kepolisian juga menemukan bahwa SA tidak hanya beraksi satu kali. Pelaku terbukti telah melakukan penipuan dengan modus mengatasnamakan anggota Polri sebanyak dua kali, yakni satu kasus di wilayah Banjarbaru dan satu kasus lainnya di wilayah Martapura.

Baca Juga

Polda Jabar dan TNI Amankan 22 Terduga Preman di Kiaracondong Bandung

Polda Jabar dan TNI Amankan 22 Terduga Preman di Kiaracondong Bandung

Belajar dari kasus yang menimpa Normarina, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang menjanjikan pekerjaan, terutama yang mengatasnamakan institusi negara seperti kepolisian. Polres Banjarbaru mengingatkan warga agar tidak mudah percaya kepada pihak mana pun yang menjanjikan posisi pekerjaan dengan syarat menyetorkan sejumlah uang. Proses rekrutmen di lingkungan instansi pemerintah selalu berjalan secara transparan dan tidak memungut biaya apa pun. Apabila masyarakat menemukan tawaran serupa atau pihak yang meminta uang dengan dalih memuluskan penerimaan kerja, sangat disarankan untuk segera melakukan verifikasi langsung ke instansi terkait guna mencegah jatuhnya korban kerugian finansial di kemudian hari.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kalimantan SelatanPenipuanPolres BanjarbaruPolisi GadunganTips Keamanan

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap