Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti dugaan kasus pemerkosaan yang menimpa seorang anak perempuan berusia 15 tahun di lokasi pengungsian gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Cucun menegaskan bahwa pengelola tenda atau tempat evakuasi harus mengambil langkah antisipasi ketat agar kekerasan serupa tidak kembali terulang di tengah situasi bencana.
Peristiwa tersebut diketahui berlangsung pada 17 dan 18 Agustus di kawasan Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Kasus ini kemudian dilaporkan ke pihak berwajib untuk diproses secara hukum.
WALHI, Kebakaran TPA yang Berulang Jadi Bukti Buruknya Tata Kelola Sampah

Kepolisian Resor (Polres) Sikka kini tengah mendalami penanganan perkara tersebut. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, menyampaikan bahwa penyidik menemukan perbedaan keterangan terkait identitas terduga pelaku selama proses pemeriksaan korban.
Pada laporan awal yang diterima kepolisian, terlapor tercatat berinisial M. Akan tetapi, setelah korban dimintai keterangan lebih mendalam, muncul nama terduga pelaku lain dengan inisial T.
Kapal Induk Garibaldi akan Langsung Debut Tangani Kebakaran Hutan

Penyidik kepolisian saat ini masih mencocokkan keterangan korban dengan keterangan para saksi serta alat bukti yang dikumpulkan. Guna menyesuaikan proses hukum yang berjalan, pihak kepolisian telah menghubungi keluarga korban untuk memproses mekanisme pencabutan laporan awal dan menerbitkan laporan baru sesuai identitas terlapor yang baru.






