berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Upaya Tim Gabungan Padamkan Kebakaran 921 Hektare Lahan di Gunung Bromo

Usat BalangDiterbitkan 13 Agu 2026 - 02.08 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Upaya Tim Gabungan Padamkan Kebakaran 921 Hektare Lahan di Gunung Bromo
Foto/Ilustrasi: Kumparan
A-A+

Kebakaran lahan yang melanda kawasan Gunung Bromo masih terus berlangsung dan telah memasuki hari kesembilan sejak pertama kali muncul pada Selasa (3/8). Hingga saat ini, tim gabungan terus berupaya keras untuk memadamkan kobaran api yang kian meluas. Berdasarkan hasil perhitungan sementara yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), luas area yang terbakar kini telah mencapai kurang lebih 921,42 hektare. Kebakaran ini tidak hanya terpusat di satu titik, melainkan telah menyebar dan mencapai empat wilayah kabupaten yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Vegetasi yang mendominasi kawasan yang terbakar tersebut meliputi cemara gunung, mentigen, akasia, serta semak belukar yang kering.

Untuk mengoordinasikan seluruh upaya pemadaman di lapangan, tim gabungan telah mendirikan posko personel yang berlokasi di wilayah Kabupaten Malang. Posko utama ini terletak tepat di samping Bromo Hillside dan berfungsi sebagai pusat kendali serta koordinasi bagi seluruh petugas yang terlibat. Saat ini, fokus pemadaman difokuskan pada dua wilayah utama yang krusial. Wilayah pertama adalah kawasan Dingklik yang secara administratif masuk dalam wilayah Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Sementara itu, wilayah fokus kedua berada di kawasan P30 yang terletak di Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Upaya pemadaman melalui jalur darat menghadapi berbagai tantangan berat yang menyulitkan petugas di lapangan. Salah satu kendala utama yang dihadapi oleh tim pemadam manual adalah kondisi medan yang sangat terjal, sehingga membatasi jangkauan mereka untuk mendekati titik-titik api secara langsung. Selain medan yang sulit, faktor cuaca berupa embusan angin kencang juga menjadi penghalang besar. Petugas mencatat kecepatan angin di lapangan berkisar antara 5 hingga 37 kilometer per jam. Angin kencang ini tidak hanya mempersulit pengendalian api dari darat, tetapi juga menyebabkan api merembet dan meluas dengan sangat cepat ke area lain.

Sebagai langkah antisipasi untuk menjangkau area yang sulit diakses lewat darat, operasi udara dengan metode pemadaman basah atau water bombing pun dikerahkan. Sebanyak tiga unit helikopter yang berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan TNI Angkatan Laut (TNI AL) dikerahkan untuk mendinginkan titik-titik api di wilayah Pakis Bincis, Dingklik, serta kawasan P30. Untuk mendukung operasi ini, pasokan air diambil dari Danau Ranupani dan Ranu Regulo. Namun, kendala baru muncul karena debit air di Danau Ranupani dilaporkan sudah mulai menyusut, yang berpotensi memengaruhi kelancaran pasokan air untuk helikopter.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Selain kendala air, tim juga dihadapkan pada munculnya titik api baru di kawasan Penanjakan yang masuk dalam wilayah Kabupaten Pasuruan. Di kawasan Penanjakan ini, pemadaman menggunakan helikopter memiliki keterbatasan karena hanya dapat dilakukan dengan satu unit helikopter saja. Secara umum, faktor cuaca berupa kabut tebal dan kepulan asap tebal dari kebakaran sangat memengaruhi jarak pandang pilot. Ketika kondisi cuaca memburuk hingga mencapai titik nol jarak pandang (zero visibility), helikopter terpaksa harus menghentikan sementara operasi water bombing demi menjaga keselamatan penerbangan yang menjadi prioritas paling utama dalam misi ini.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kebakaran LahanBPBDGunung Bromo

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap