Pemerintah Korea Selatan saat ini menerapkan strategi komprehensif untuk menghadapi ancaman gelombang panas ekstrem yang terus meningkat. Langkah penanganan ini melampaui sekadar imbauan kesehatan biasa, melainkan berfokus pada upaya mengubah ruang kota menjadi sebuah sistem pendingin terdistribusi. Strategi inovatif tersebut dirancang khusus dengan mengintegrasikan teknologi tingkat lanjut, penyediaan layanan sosial yang lebih baik, serta aturan perlindungan ketat bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
Untuk memahami lebih detail mengenai implementasi strategi penanganan suhu ekstrem ini, masyarakat perlu mengetahui berbagai program mitigasi cuaca panas yang dijalankan oleh pemerintah setempat, termasuk pengenalan fasilitas baru bernama Happiso. Fasilitas ini merupakan tempat perlindungan luar ruang berbentuk kubah udara yang telah dilengkapi dengan sistem pendingin. Pemerintah menargetkan bahwa pada musim panas tahun 2026 mendatang, fasilitas Happiso akan tersedia di 14 lokasi strategis di seluruh kota. Beberapa area utama yang menjadi target penempatan kubah pendingin ini mencakup ruang publik padat pengunjung seperti Gwanghwamun Square dan Cheonggye Plaza. Selain kubah udara, kanopi besar juga dipasang di puluhan koridor pejalan kaki untuk memberikan perlindungan langsung di jalur aktivitas warga.








