berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Ekonomi

Cara Mengelola Bisnis Hotel di Tengah Ketidakpastian Ekonomi dan Suku Bunga Tinggi

Ance RundenganDiterbitkan 3 Agu 2026 - 08.58 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Mengelola Bisnis Hotel di Tengah Ketidakpastian Ekonomi dan Suku Bunga Tinggi
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Tantangan ekonomi global dan ketidakpastian pasar yang diproyeksikan terjadi pada tahun 2026 menuntut para pelaku industri perhotelan untuk menerapkan strategi bisnis yang jauh lebih cermat. Di tengah iklim ekonomi yang dinamis serta suku bunga yang cenderung tinggi, mempertahankan stabilitas keuangan menjadi prioritas utama bagi perusahaan dibandingkan dengan melakukan ekspansi besar-besaran secara terburu-buru. Melalui program AutoBizz di stasiun televisi CNBC Indonesia yang disiarkan secara langsung pada hari Jumat, 31 Juli 2026, Presiden Direktur PT Pollux Hotels Group

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal
Tbk (POLI), Handojo Koentoro Setyadi, membagikan pandangan mendalam mengenai langkah-langkah taktis yang dapat diambil oleh para pengusaha hotel. Dalam dialog interaktif bersama jurnalis Serliana Salsabila tersebut, terungkap beberapa strategi penting yang dapat dijadikan panduan praktis bagi para pelaku industri perhotelan untuk menjaga kelangsungan bisnis mereka di era suku bunga tinggi.

Langkah pertama yang sangat krusial untuk diterapkan oleh manajemen hotel adalah menunda pembangunan properti atau hotel baru. Menahan laju pembangunan fisik proyek baru menjadi pilihan realistis untuk mencegah terjadinya arus kas keluar dalam jumlah besar di masa ketidakpastian ekonomi tahun 2026. Dengan menangguhkan proyek konstruksi baru, perusahaan dapat mengelola risiko dan menghindari beban tambahan yang berpotensi membengkak akibat tingginya suku bunga perbankan yang sedang berlangsung. Strategi penundaan ini menjadi salah satu fokus utama yang saat ini dijalankan oleh manajemen PT Pollux Hotels Group Tbk guna memastikan bahwa stabilitas keuangan internal mereka tetap terjaga dan tidak terbebani oleh biaya investasi jangka panjang di tengah situasi pasar yang belum menentu.

Baca Juga

Daftar Penyesuaian Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per Agustus 2026

Daftar Penyesuaian Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per Agustus 2026

Langkah kedua yang tidak kalah penting dalam panduan strategi ini adalah berfokus pada optimalisasi aset-aset yang sudah dimiliki oleh perusahaan saat ini. Daripada mengalokasikan energi, waktu, dan dana yang besar untuk membangun properti baru dari nol, pengusaha hotel sebaiknya memaksimalkan kinerja dari seluruh penginapan atau hotel yang telah beroperasi secara aktif. Sebagai contoh nyata dari penerapan strategi ini, POLI memilih untuk memusatkan perhatian penuh pada pengelolaan aset hotel mereka yang sudah tersebar di berbagai wilayah strategis, yaitu di Semarang, Cikarang, hingga Lombok. Optimalisasi aset yang ada ini bertujuan langsung untuk memperkuat struktur permodalan internal perusahaan serta menjaga kualitas neraca keuangan agar tetap sehat dan kokoh menghadapi era bunga tinggi.

Langkah ketiga yang patut dipertimbangkan adalah mengembangkan kapasitas layanan hotel agar mampu mengakomodasi kegiatan MICE, yang merupakan singkatan dari Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition. Untuk meningkatkan produktivitas bisnis secara keseluruhan dan mendatangkan pendapatan secara konsisten, fasilitas hotel yang sudah ada di Semarang, Cikarang, maupun Lombok terus dikembangkan secara maksimal. Penyediaan ruang pertemuan yang representatif, fasilitas konferensi yang memadai, dan area pameran yang menarik akan membantu hotel melayani segmen pasar bisnis dengan lebih baik. Fokus pada pelayanan kegiatan MICE ini dinilai sangat efektif untuk mendongkrak produktivitas bisnis hotel serta menjaga perputaran roda ekonomi perusahaan di tengah tantangan ketidakpastian yang membayangi tahun 2026.

Baca Juga

Penyebab Laba KAI Menyusut Tajam pada Paruh Pertama 2026

Penyebab Laba KAI Menyusut Tajam pada Paruh Pertama 2026

Menghadapi ketidakpastian bisnis perhotelan pada tahun 2026 memang memerlukan penyesuaian strategi operasional yang cepat, terukur, dan tepat sasaran. Dengan mengambil keputusan untuk menunda proyek ekspansi baru di era bunga tinggi, mengoptimalkan kinerja aset yang sudah ada di berbagai daerah seperti Semarang, Cikarang, dan Lombok, serta mengalihkan fokus pengembangan pada sektor layanan MICE, pelaku usaha perhotelan dapat mempertahankan kesehatan finansial perusahaan secara berkelanjutan. Langkah-langkah taktis yang dibahas dalam program AutoBizz CNBC Indonesia ini terbukti menjadi fondasi penting bagi pengelola bisnis perhotelan seperti PT Pollux Hotels Group Tbk. Panduan strategi ini diharapkan mampu membantu para pelaku industri dalam menavigasi dinamika pasar yang penuh tantangan demi kelangsungan usaha jangka panjang.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KeuanganStrategi BisnisMICEPollux Hotels GroupBisnis Perhotelan

Berita Terbaru Lainnya

Prosedur Penutupan Rekening Bank Terkait Aturan Kepatuhan Anti-Pencucian UangDaftar Penyesuaian Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per Agustus 2026Daftar Promo dan Diskon Mobil Baru di Pameran GIIAS 2026Menentukan Pilihan Kendaraan Daihatsu Berdasarkan Karakteristik Wilayah dan Kebutuhan BerkendaraPentingnya Akurasi Manifes Penumpang dan Evaluasi Sistem Keselamatan PelayaranPolisi Pastikan Kasus Atlet Golf Jesslyn Wijaya Bukan Penculikan dan Segera DitutupMenghadapi Pemadaman Listrik di Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan Akibat Perbaikan JaringanModus Operandi Pilot Malaysia Airlines, Bawa Urine Cadangan dan Selundupkan Sabu di Bandara Soekarno-Hatta

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Nasional

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

2 Agu 2026

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  4. 4Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di MonasNasional 路 2 Agu 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap