Keselamatan pelayaran merupakan aspek paling krusial dalam sistem transportasi laut. Insiden kebakaran kapal yang terjadi di perairan utara Sumenep, Jawa Timur, yang melibatkan KMP Mutiara Sentosa II, kembali menyoroti pentingnya prosedur keselamatan yang ketat. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kelalaian sekecil apa pun dapat berdampak besar pada nyawa penumpang. Sebagai langkah responsif, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia langsung mengambil tindakan dengan menyiapkan rencana evaluasi menyeluruh terhadap operator kapal dan sistem keselamatan yang diterapkan. Evaluasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah krusial untuk memastikan standar keamanan pelayaran benar-benar dipatuhi demi mencegah terulangnya insiden serupa di wilayah perairan Indonesia.








