berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Travel & Culture

Tradisi Grebeg Ageng Andum Apem Yaaqawiyyu di Jatinom Klaten Gerakkan Ekonomi Lokal

Ance RundenganDiterbitkan 1 Agu 2026 - 10.02 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tradisi Grebeg Ageng Andum Apem Yaaqawiyyu di Jatinom Klaten Gerakkan Ekonomi Lokal
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas upaya pelestarian tradisi Grebeg Ageng Apem Yaaqawiyyu Eyang Kiai Ageng Gribig. Perayaan budaya tahunan yang sarat akan makna sejarah dan nilai spiritual ini kembali diadakan di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah pada hari Jumat, 31 Juli. Kehadiran tradisi ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya daerah, tetapi juga wujud nyata dari penghormatan masyarakat terhadap warisan leluhur yang telah dijaga dengan baik dari generasi ke generasi.

Upacara pembagian kue apem yang terbuat dari tepung beras ini memiliki akar sejarah yang sangat kuat. Tradisi penyebaran kue apem tersebut pertama kali dimulai oleh Kiai Ageng Gribig. Ulama besar yang memiliki nama asli Syekh Wasibagno Timur ini dikenal gigih dalam mensyiarkan ajaran Islam di Tanah Jawa. Beliau diketahui merupakan keturunan langsung dari Raja Majapahit, Brawijaya V. Pada masa dakwahnya, pembagian kue apem menjadi metode praktis yang beliau gunakan untuk menyebarkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat luas.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Penyelenggaraan Grebeg Saparan pada tahun ini mengangkat tema Ingaluhur Rinasa Trusthaning Gusti. Tema tersebut diusung untuk mengingatkan setiap orang bahwa setinggi apa pun kedudukan, ilmu, maupun pencapaian yang dimiliki manusia, semuanya harus senantiasa dilandasi oleh rasa tawakal, kerendahan hati, serta kepercayaan penuh kepada Allah SWT. Pesan moral dari tema ini sangat sejalan dengan keteladanan Kiai Ageng Gribig yang selalu berdakwah dengan mengedepankan kelembutan, kebijaksanaan, dan keikhlasan.

Baca Juga

Apa Itu Beras Fortifikasi yang Diduga Dimainkan oleh Mafia Pangan?

Apa Itu Beras Fortifikasi yang Diduga Dimainkan oleh Mafia Pangan?

Rangkaian kegiatan Grebeg Ageng Andum Apem Yaaqawiyyu Kiai Ageng Gribig 2026 telah dimulai sejak tanggal 16 Juli dengan prosesi Ambuko Songsong Winadi, yang menjadi pertanda masuknya tanggal 1 Safar. Kegiatan keagamaan kemudian dilanjutkan dengan Semakan Al Qur'an Bil Qhoib dan Khataman Al Qur'an yang diselenggarakan pada tanggal 22 Juli 2026. Kemeriahan acara berlanjut dengan pembacaan Maulid Al Barzanji dan haul, yang disusul oleh festival seni budaya selama satu minggu penuh di sepanjang jalan raya Jatinom serta kawasan Naji Kopi Malahad. Puncak prosesi ditandai dengan Kirab Gunungan Apem yang diarak dari kantor Kecamatan Jatinom menuju Masjid Gedhe Jatinom.

Sebagai bagian dari keluarga besar dzurriyah atau keturunan Kiai Ageng Gribig, Airlangga Hartarto turut memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Klaten yang terus melanjutkan tradisi serta aktif mempromosikan kekayaan budaya Indonesia. Beliau menyampaikan harapan agar ajaran Kiai Ageng Gribig dapat terus dilanjutkan di masa mendatang, khususnya untuk mendorong peningkatan nilai-nilai perekonomian dan kebahagiaan masyarakat yang guyub rukun saat berkumpul menikmati kue apem setahun sekali. Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini juga terbukti selalu bertambah setiap tahunnya. Pada acara puncak yang berlangsung pada hari Jumat, 31 Juli tersebut, diperkirakan terdapat sekitar 50 ribu orang pengunjung yang hadir memadati lokasi perayaan.

Baca Juga

Cara Memahami Transisi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Pascaputusan MK

Cara Memahami Transisi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Pascaputusan MK

Pelaksanaan tradisi selama sepekan ini memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap pergerakan ekonomi lokal di wilayah Jatinom dan sekitarnya. Terjadi lonjakan pendapatan yang cukup tajam bagi para pelaku usaha mikro yang berada di sekitar lokasi acara, terutama para pedagang kaki lima dan penyedia oleh-oleh khas daerah. Khusus untuk kue apem, para pembuat dan penjual lokal kebanjiran pesanan untuk memenuhi kebutuhan perayaan. Total sebaran kue apem yang dibagikan selama rangkaian acara diperkirakan mencapai jumlah yang sangat besar, yakni antara 6 hingga 7 ton.

Selain sektor perdagangan barang, sektor jasa lokal pun turut merasakan berkah ekonomi secara langsung dari kehadiran puluhan ribu pengunjung dan wisatawan di Kecamatan Jatinom. Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto, menjelaskan bahwa terdapat pemberdayaan sektor jasa yang diberikan oleh warga sekitar lokasi perayaan. Warga setempat secara aktif mengelola lahan parkir kendaraan dan menyediakan layanan transportasi lokal untuk memfasilitasi mobilitas para tamu. Tidak hanya itu, warga yang membuka warung makan atau angkringan tradisional juga dilaporkan mampu mendulang keuntungan finansial yang maksimal berkat membludaknya jumlah pengunjung yang datang selama seluruh rangkaian acara budaya ini berlangsung.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Ekonomi LokalGrebeg Ageng YaaqawiyyuKiai Ageng GribigJatinom KlatenTradisi JawaKemenko Perekonomian

Berita Terbaru Lainnya

Cara Membaca Data Penjualan GAIKINDO untuk Mengetahui Merek Mobil Paling Sepi Peminat di IndonesiaPerkembangan Pembangunan IKN Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 dan Proyek Infrastruktur TerbaruPekerja Konstruksi IKN Tempati 35 Tower Hunian, Empat Tower Dikhususkan bagi PerempuanPertemuan Kadin dan Presiden Prabowo di Istana Negara Bahas Ekonomi dan EksporPilihan Kendaraan Toyota GAZOO Racing dan Land Cruiser di GIIAS 2026Memahami Rencana Pembangunan Kawasan Peternakan Terintegrasi CiangirAnalisis Kinerja Keuangan PT Bank Maybank Indonesia Tbk pada Semester I 2026Antisipasi Dampak Kemarau Ekstrem, Usulan Sumur Darurat dan Modifikasi Cuaca

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

1 Agu 2026

Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan Hukumnya

Hukum

Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan Hukumnya

1 Agu 2026

Cara Memahami Transisi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Pascaputusan MK

Nasional

Cara Memahami Transisi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Pascaputusan MK

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  4. 4Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab SaudiEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan HukumnyaHukum 路 1 Agu 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap