Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas upaya pelestarian tradisi Grebeg Ageng Apem Yaaqawiyyu Eyang Kiai Ageng Gribig. Perayaan budaya tahunan yang sarat akan makna sejarah dan nilai spiritual ini kembali diadakan di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah pada hari Jumat, 31 Juli. Kehadiran tradisi ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya daerah, tetapi juga wujud nyata dari penghormatan masyarakat terhadap warisan leluhur yang telah dijaga dengan baik dari generasi ke generasi.
Upacara pembagian kue apem yang terbuat dari tepung beras ini memiliki akar sejarah yang sangat kuat. Tradisi penyebaran kue apem tersebut pertama kali dimulai oleh Kiai Ageng Gribig. Ulama besar yang memiliki nama asli Syekh Wasibagno Timur ini dikenal gigih dalam mensyiarkan ajaran Islam di Tanah Jawa. Beliau diketahui merupakan keturunan langsung dari Raja Majapahit, Brawijaya V. Pada masa dakwahnya, pembagian kue apem menjadi metode praktis yang beliau gunakan untuk menyebarkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat luas.








