berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Terminal LPG Tanjung Sekong Raih Sertifikasi Hijau Pertama di Dunia

Slamet PrabowoDiterbitkan 7 Agu 2026 - 18.36 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Terminal LPG Tanjung Sekong Raih Sertifikasi Hijau Pertama di Dunia
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Bagaimana mungkin sebuah fasilitas penampungan gas cair skala besar dapat beroperasi selaras dengan prinsip kelestarian lingkungan? Pertanyaan ini kerap muncul di tengah tuntutan transisi energi global yang kian mendesak. Jawabannya kini dapat ditemukan di Cilegon, Banten, tempat berdirinya Terminal LPG Tanjung Sekong. Fasilitas vital ini baru saja menorehkan sejarah baru sebagai terminal LPG pertama di Indonesia dan dunia yang berhasil mengantongi Green Terminal Label Certification (GTLC).

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur
Sertifikasi hijau bintang 2 tersebut resmi diserahkan oleh lembaga sertifikasi internasional Bureau Veritas (BV) dalam acara Closing Ceremony Green Terminal Label Certification di Grand Ballroom PIS pada Rabu (5/8). Terminal LPG Tanjung Sekong sendiri dikelola oleh PT
Pertamina
Energy Terminal (PET), yang merupakan anak usaha dari PT Pertamina International Shipping (PIS). Keberhasilan ini menempatkan terminal tersebut di posisi yang unik, mengingat sebagian besar terminal lain yang telah mendapatkan sertifikasi sejenis merupakan pelabuhan umum atau terminal peti kemas, bukan fasilitas khusus LPG.

Sebagai infrastruktur energi yang strategis, Terminal LPG Tanjung Sekong memegang peranan krusial bagi ketahanan energi dalam negeri. Fasilitas ini memiliki kapasitas penyimpanan mencapai 98.000 metrik ton atau setara dengan 196.000 meter kubik. Volume penyimpanan yang sangat besar ini mampu memenuhi sekitar 35 hingga 40 persen dari total kebutuhan LPG nasional. Guna menunjang kegiatan distribusi, terminal ini juga dilengkapi dengan fasilitas dermaga (jetty) yang mampu melayani kapal-kapal pengangkut gas dengan kapasitas muatan mulai dari 3.500 hingga 65.000 deadweight tonnage (DWT).

Baca Juga

Aturan Membawa Perhiasan Emas di Pesawat dan Pembuktian Legalitas di Bandara Singkawang

Aturan Membawa Perhiasan Emas di Pesawat dan Pembuktian Legalitas di Bandara Singkawang

Perjalanan untuk meraih predikat ramah lingkungan ini membutuhkan proses penilaian yang cukup panjang dan terstruktur. Tahapan sertifikasi dimulai dengan acara kick-off pada tanggal 11 Februari 2026. Setelah itu, rangkaian proses berlanjut ke tahap gap assessment serta workshop penyegaran (refreshment workshop), audit awal, hingga akhirnya pelaksanaan audit final pada bulan Juli 2026. Dalam audit final tersebut, Terminal LPG Tanjung Sekong berhasil membukukan skor penilaian sebesar 78,86 persen. Hasil ini menempatkan terminal di bawah pengelolaan PET tersebut berhak menyandang peringkat bintang 2 dari skala penilaian maksimal 3 bintang.

Menurut rincian penilaian yang dilakukan oleh Bureau Veritas, terdapat sejumlah indikator utama yang menjadi parameter evaluasi. Aspek-aspek tersebut meliputi kinerja lingkungan secara keseluruhan, tingkat efisiensi energi yang diterapkan, serta langkah-langkah nyata dalam pengurangan emisi gas rumah kaca. Selain itu, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), tata kelola perusahaan yang baik, hingga keberlanjutan program-program yang dijalankan oleh perusahaan juga menjadi poin penting yang menentukan kelayakan perolehan sertifikasi ini.

Salah satu pilar utama dalam pengembangan program Green Terminal di Tanjung Sekong adalah penerapan integrasi energi terbarukan. Saat ini, terminal telah memanfaatkan energi surya untuk mendukung kebutuhan operasionalnya. Langkah ini juga akan diperkuat dengan rencana pemanfaatan hidrogen hijau (green hydrogen) di masa mendatang. Untuk menyokong kebutuhan tersebut, Pertamina tengah mengembangkan fasilitas produksi hidrogen hijau berbasis panas bumi melalui anak usahanya, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, yang berlokasi di Ulubelu, Lampung. Fasilitas di Lampung ini dirancang dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 100 kilogram per hari dengan menerapkan teknologi elektrolisis Anion Exchange Membrane (AEM).

Baca Juga

Penemuan Jasad Bos Konter HP Ambarawa di Grobogan dan Penyelidikan Kepolisian

Penemuan Jasad Bos Konter HP Ambarawa di Grobogan dan Penyelidikan Kepolisian

Pencapaian di Tanjung Sekong ini bukanlah akhir dari peta jalan keberlanjutan Pertamina. Menurut Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, serta Southeast Asia Industry Director Bureau Veritas, Joko Prakoso, standar ramah lingkungan ini akan terus didorong ke fasilitas lainnya. Pertamina menargetkan sebanyak enam fasilitas terminal miliknya untuk turut mendapatkan sertifikasi Green Terminal Label di masa mendatang. Beberapa fasilitas yang masuk dalam target replikasi program ini antara lain Terminal LPG Tuban, Fuel Terminal Baubau, Fuel Terminal Kotabaru, serta Integrated Terminal Tanjung Uban.

Upaya sistematis ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang korporasi untuk mendukung pencapaian target Net Zero Emission nasional pada tahun 2060 atau bahkan bisa terwujud lebih cepat. Dengan keberhasilan sertifikasi perdana ini, Terminal LPG Tanjung Sekong tidak hanya memperkuat keandalan pasokan energi nasional, tetapi juga membuktikan bahwa operasional industri hilir migas yang masif dapat berjalan berdampingan dengan prinsip-prinsip keberlanjutan lingkungan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Energi TerbarukanPertaminaCilegonTanjung SekongGreen Terminal

Berita Terbaru Lainnya

Madura United Resmi Rekrut Mantan Pemain Timnas U22 Rifqi RayAturan Membawa Perhiasan Emas di Pesawat dan Pembuktian Legalitas di Bandara SingkawangPenemuan Jasad Bos Konter HP Ambarawa di Grobogan dan Penyelidikan KepolisianSekolah Terapkan PJJ Akibat Teror Monyet Ekor Panjang di Indragiri HilirUpaya Merawat Sumber Air di Kedalaman Gua Keceme GunungkidulRekam Jejak Muhammad Sholeh dan Kiprahnya Mengubah Sistem Pemilihan Umum di IndonesiaPenyebab Penurunan Tipis Cadangan Devisa Indonesia Akhir Juli 2026James Gunn Bantah Rumor Syuting Bersamaan The Batman Part II dan Part III

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap