berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Sekolah Terapkan PJJ Akibat Teror Monyet Ekor Panjang di Indragiri Hilir

Fitri KaraengDiterbitkan 7 Agu 2026 - 19.14 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Sekolah Terapkan PJJ Akibat Teror Monyet Ekor Panjang di Indragiri Hilir
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Keresahan melanda warga di Kelurahan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, menyusul maraknya serangan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) dalam beberapa pekan terakhir. Teror dari kawanan primata ini tidak hanya mengancam keselamatan fisik warga yang sedang beraktivitas di luar maupun di dalam rumah, tetapi juga telah mengganggu stabilitas kegiatan belajar mengajar di wilayah tersebut. Karena situasi dinilai cukup berisiko bagi anak-anak, sejumlah sekolah terpaksa mengambil keputusan darurat untuk memindahkan proses pembelajaran ke rumah masing-masing demi menghindari jatuhnya korban baru.

Untuk membantu masyarakat memahami situasi terkini dan langkah-langkah penanganan yang sedang berjalan, berikut adalah daftar pertanyaan dan jawaban penting seputar teror monyet ekor panjang di Indragiri Hilir.

Bagaimana kronologi awal dan seberapa banyak korban yang jatuh akibat teror monyet ini?

Serangan yang dilakukan oleh monyet ekor panjang di wilayah Tembilahan, Indragiri Hilir ini dilaporkan mulai terjadi secara intens sejak tanggal 23 Juli. Hanya dalam kurun waktu dua pekan terakhir, intensitas serangan meningkat tajam dengan total kejadian mencapai 19 kali serangan. Dari rangkaian peristiwa tersebut, tercatat sedikitnya 18 orang warga telah menjadi korban gigitan atau cakaran dari hewan mamalia tersebut. Situasi ini memicu kecemasan yang meluas di tengah masyarakat karena serangan terjadi secara berulang.

Siapa saja yang menjadi target serangan monyet ekor panjang tersebut?

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Para korban yang mengalami serangan ini memiliki latar belakang usia yang sangat beragam. Korban paling muda yang tercatat adalah anak-anak berusia 6 tahun, sementara korban lainnya mencakup usia remaja hingga orang dewasa. Kejadian yang menimpa para korban juga berlangsung di lokasi yang tidak terduga. Sebagian korban diserang ketika mereka sedang bermain di area sekitar lingkungan tempat tinggal, sementara sebagian lainnya justru diserang saat sedang beristirahat atau tidur di dalam rumah mereka sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa kawanan monyet tersebut sudah berani masuk ke area domestik warga.

Bagaimana penanganan medis yang diberikan kepada para korban luka?

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar dan Penyelamatan) Indragiri Hilir, Junaidi Ismail, mengonfirmasi bahwa seluruh warga yang menjadi korban serangan monyet ekor panjang telah mendapatkan penanganan medis secara intensif dari petugas kesehatan setempat. Untuk meringankan beban para korban, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menanggung seluruh biaya pengobatan yang diperlukan. Jaminan pelayanan kesehatan gratis ini meliputi pemberian vaksin untuk mencegah infeksi serta pemantauan kondisi kesehatan para korban secara berkelanjutan oleh tim medis.

Mengapa beberapa sekolah di Indragiri Hilir terpaksa menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)?

Kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau belajar secara daring terpaksa diberlakukan oleh beberapa sekolah sebagai langkah antisipasi untuk mencegah adanya serangan susulan dari monyet ekor panjang terhadap anak-anak sekolah. Saat ini, tercatat ada sembilan sekolah yang menerapkan sistem belajar daring tersebut. Sekolah-sekolah yang mengalihkan kegiatannya ke rumah ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kebijakan darurat ini diberlakukan khusus untuk sekolah-sekolah yang lokasinya berada di sekitar Parit 13 dan Parit 14, Kelurahan Tembilahan Hilir.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Tindakan apa saja yang telah dilakukan oleh otoritas terkait untuk mengatasi ancaman ini?

Menanggapi situasi yang kian mengkhawatirkan, sebuah tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Tim gabungan ini melibatkan personel dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Indragiri Hilir, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, serta beberapa tim pendukung lainnya. Upaya penanganan membuahkan hasil pada hari Kamis siang, tanggal 6 Agustus, ketika seekor monyet ekor panjang berhasil masuk ke dalam perangkap yang dipasang oleh petugas di lapangan. Hewan yang berhasil ditangkap tersebut segera dibawa ke Pekanbaru untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut mengenai perilaku dan pola serangannya.

Apakah kondisi di Kelurahan Tembilahan saat ini sudah sepenuhnya aman bagi warga?

Meskipun petugas telah berhasil menangkap satu ekor monyet pada hari Kamis siang tersebut, wilayah Kelurahan Tembilahan belum dapat dinyatakan sepenuhnya aman dari ancaman. Proses pemantauan dan patroli di sekitar lokasi kejadian masih terus dilakukan oleh aparat gabungan secara ketat. Langkah pemantauan ini tetap dipertahankan karena hingga saat ini dilaporkan masih banyak monyet ekor panjang lainnya yang berkeliaran bebas di area permukiman warga. Oleh karena itu, warga setempat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah atau ketika membiarkan pintu dan jendela rumah terbuka.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

RiauIndragiri HilirKonflik SatwaPembelajaran Jarak Jauh

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap