Pecinta film pahlawan super, khususnya penggemar sang Ksatria Kegelapan, belakangan ini diramaikan oleh berbagai spekulasi mengenai masa depan waralaba film The Batman. Salah satu rumor paling santer yang beredar di jagat maya adalah rencana pengambilan gambar untuk sekuel kedua dan ketiga yang kabarnya akan dilakukan secara maraton atau berurutan tanpa jeda. Namun, kabar burung tersebut akhirnya mendapat tanggapan langsung dari petinggi studio yang berwenang.
Co-CEO DC Studios, James Gunn, secara tegas membantah rumor yang menyebutkan bahwa sutradara Matt Reeves tengah menggarap proyek film The Batman Part II dan The Batman Part III secara bersamaan. Penegasan ini sekaligus meluruskan spekulasi liar yang berkembang di kalangan penggemar yang berharap proses produksi bisa berjalan lebih cepat demi memangkas waktu tunggu perilisan sekuel berikutnya.
Metode syuting secara berurutan atau back-to-back sebenarnya bukan hal baru dalam industri sinema global. Beberapa waralaba film besar tercatat pernah sukses menerapkan strategi produksi ini untuk menghemat anggaran dan menjaga konsistensi penampilan para aktornya. Sebagai contoh, trilogi fiksi ilmiah populer seperti The Matrix Reloaded dan The Matrix Revolutions diproduksi dengan cara ini. Langkah serupa juga diambil oleh Disney untuk sekuel Pirates of the Caribbean: Dead Man's Chest dan At World's End, serta Marvel Studios saat merampungkan proyek raksasa Avengers: Infinity War dan Avengers: Endgame. Meski demikian, untuk kasus kisah detektif Gotham garapan Matt Reeves ini, James Gunn memastikan bahwa pendekatan tersebut tidak sedang diterapkan.








