berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Nasional

Target Presiden Prabowo Subianto Tuntaskan Masalah Sampah Nasional pada Akhir 2027

Ance RundenganDiterbitkan 31 Jul 2026 - 04.13 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Target Presiden Prabowo Subianto Tuntaskan Masalah Sampah Nasional pada Akhir 2027
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Presiden Prabowo Subianto secara resmi menegaskan komitmennya untuk membereskan persoalan sampah nasional di Indonesia secara menyeluruh. Melalui kerja sama yang erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, masalah sampah ini ditargetkan sudah terkendali sepenuhnya pada akhir tahun 2027. Kebijakan ini diambil demi menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan keindahan, serta mendukung sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Berikut adalah informasi lengkap mengenai target penanganan sampah nasional yang dicanangkan oleh pemerintah.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Apa target utama pemerintah terkait penyelesaian masalah sampah di Indonesia?

Presiden Prabowo Subianto menetapkan target bahwa masalah sampah di Indonesia harus tuntas dan terkendali sepenuhnya pada akhir tahun 2027. Untuk merealisasikan tujuan tersebut, pemerintah akan melakukan perubahan drastis dalam kurun waktu satu hingga dua tahun ke depan. Langkah pengendalian sampah ini menjadi prioritas utama agar tidak ada lagi penumpukan sampah yang tidak terkelola di berbagai wilayah di Indonesia. Optimisme ini didasarkan pada rencana sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan jajaran pemerintah daerah di seluruh wilayah.

Di mana komitmen penanganan sampah nasional ini disampaikan oleh Presiden?

Pernyataan mengenai komitmen penyelesaian masalah sampah nasional ini disampaikan secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam seremoni Akad Massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Acara tersebut diselenggarakan di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, pada hari Kamis, 30 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara mengingatkan semua pihak mengenai pentingnya menjaga lingkungan demi keindahan dan kenyamanan bersama.

Baca Juga

Memahami Modus Kebocoran Data KPK dan Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Memahami Modus Kebocoran Data KPK dan Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Apa indikator keberhasilan dari program pengendalian sampah ini?

Indikator utama dari keberhasilan program ini adalah hilangnya tumpukan sampah berskala besar di berbagai daerah. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ke depannya tidak boleh ada lagi pemandangan gunung sampah di Indonesia. Pencapaian target ini mengharuskan setiap wilayah memiliki sistem pengelolaan yang baik sehingga masalah sampah dapat ditangani dari sumbernya dan tidak berujung pada penumpukan yang merusak keindahan lingkungan. Selain itu, kebersihan seluruh kota dan sungai di Indonesia juga menjadi fokus utama yang harus dicapai.

Mengapa penanganan masalah sampah sangat berkaitan erat dengan sektor pariwisata?

Menurut Presiden, masalah sampah memiliki kaitan yang sangat erat dengan sektor pariwisata, yang merupakan salah satu pencipta lapangan kerja terbesar bagi masyarakat. Keindahan alam dan estetika lingkungan merupakan daya tarik utama bagi pariwisata. Wisatawan dipastikan tidak akan mau datang berkunjung ke kota yang jorok atau kumuh. Selain itu, wisatawan juga tidak akan tertarik untuk mendatangi kawasan pantai yang dipenuhi oleh sampah dan plastik. Oleh karena itu, hidup dalam lingkungan alam yang indah dan bersih adalah sebuah keharusan untuk menjaga daya saing pariwisata nasional.

Baca Juga

KPK Wacanakan Sidang In Absentia untuk Harun Masiku

KPK Wacanakan Sidang In Absentia untuk Harun Masiku

Siapa saja pihak yang diinstruksikan untuk ikut serta membersihkan lingkungan dari sampah?

Presiden Prabowo Subianto secara tegas meminta para kepala daerah, baik di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kota, untuk bertekad kuat membersihkan wilayahnya masing-masing dari masalah sampah. Selain jajaran pemerintah daerah, Presiden juga mengingatkan jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk turut serta berperan aktif. Keterlibatan aparat keamanan seperti TNI dan Polri dinilai sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan di seluruh wilayah Indonesia.

Mengapa kebersihan lingkungan dianggap menyangkut harga diri bangsa?

Selain berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat, lingkungan yang kotor dan dipenuhi sampah dinilai tidak bagus untuk harga diri bangsa Indonesia. Presiden menekankan bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah bagian dari menjaga martabat dan harga diri negara di mata dunia. Oleh sebab itu, seluruh elemen bangsa diinstruksikan untuk memiliki tekad yang sama dalam membersihkan semua kota dan semua sungai, sehingga tercipta lingkungan yang sehat, indah, dan membanggakan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PariwisataJawa TengahPrabowo SubiantoLingkunganSampah Nasional

Berita Terbaru Lainnya

Sorotan Utama Festival Bunga dan Buah Karo 2026 dalam Upaya Promosi Hasil Tani DaerahMemahami Modus Kebocoran Data KPK dan Kasus Pemerasan Bupati PemalangPanduan Penanganan Krisis Air Bersih dan Kekeringan di Kabupaten BandungKPK Perketat Keamanan Data Perkara Setelah Pegawai Jadi Tersangka PemerasanKPK Wacanakan Sidang In Absentia untuk Harun MasikuWakil Ketua KPK Akui Operasi Tangkap Tangan Perlambat Penyelesaian Perkara LamaTindakan Penyelamatan Diri dan Evakuasi Darurat Saat Terjadi Kebakaran HutanPergeseran Strategi Poros Perlawanan dan Eskalasi Keamanan di Arab Saudi

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Sorotan Utama Festival Bunga dan Buah Karo 2026 dalam Upaya Promosi Hasil Tani Daerah

Berita

Sorotan Utama Festival Bunga dan Buah Karo 2026 dalam Upaya Promosi Hasil Tani Daerah

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
  5. 5Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap