berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Syarat Mutlak Kesiapan Pusat Finansial Internasional Indonesia Menarik Investasi Asing

Yolanda RumbayanDiterbitkan 5 Agu 2026 - 17.37 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Syarat Mutlak Kesiapan Pusat Finansial Internasional Indonesia Menarik Investasi Asing
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Diskusi mengenai pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) kembali mengemuka dalam pertemuan Indonesia Business Forum yang diselenggarakan di Jakarta baru-baru ini. Pertemuan strategis tersebut menjadi wadah penting bagi para pemangku kebijakan dan pengamat ekonomi untuk merumuskan arah pengembangan pusat keuangan nasional secara mendalam. Di antara tokoh penting yang hadir dalam forum tersebut adalah Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal, Ekonom Bank Permata Josua Pardede, Ketua Asosiasi Kader Sosio Ekonomi Strategis (AKSES) Suroto, serta Chief Economist Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian.

Kehadiran para tokoh dari berbagai latar belakang instansi ini mempertegas pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam merancang PFII agar tidak sekadar menjadi wacana tanpa realisasi yang matang. Pembahasan dalam forum tersebut menyoroti tantangan nyata yang dihadapi Indonesia untuk dapat bersaing dengan pusat keuangan mapan dunia, salah satunya adalah Dubai. Melalui forum ini, para ahli memaparkan analisis mendalam mengenai prasyarat penting yang harus dipenuhi oleh pemerintah Indonesia di luar pemberian insentif pajak konvensional.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur

Berikut adalah rangkuman tanya jawab lengkap untuk memahami arah kebijakan, peluang, serta tantangan utama dalam pengembangan PFII berdasarkan hasil diskusi teranyar di forum tersebut.

Apa modal utama yang dimiliki Indonesia untuk membangun Pusat Finansial Internasional Indonesia?

Indonesia sebenarnya memiliki modal dasar yang sangat mumpuni untuk mengembangkan pusat keuangan internasional sendiri. Modal utama tersebut mencakup besarnya pasar domestik, kelimpahan sumber daya alam, bonus demografi, hingga ketersediaan tenaga kerja yang produktif. Dalam forum di Jakarta tersebut, Suroto selaku Ketua AKSES mengingatkan bahwa posisi Indonesia sebagai anggota G20 dengan pasar yang besar dan sumber daya alam melimpah merupakan kekuatan tawar yang sangat tinggi. Seluruh aset fundamental ini menjadi modal berharga bagi negara untuk melangkah lebih jauh di sektor finansial global.

Baca Juga

Target 1,45 Juta Sambungan Jaringan Gas Rumah Tangga Rampung pada 2029

Target 1,45 Juta Sambungan Jaringan Gas Rumah Tangga Rampung pada 2029

Mengapa pemberian insentif fiskal seperti tax holiday dinilai tidak cukup untuk menarik investor global?

Selama ini, kebijakan pembebasan pajak atau tax holiday sering kali dianggap sebagai instrumen paling efektif untuk memikat modal asing. Namun, Chief Economist Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menekankan bahwa pengalaman dari berbagai pusat keuangan global menunjukkan hal sebaliknya. Insentif fiskal bukanlah satu-satunya faktor penentu bagi investor dalam memilih lokasi investasi mereka. Pemberian insentif seperti tax holiday dinilai tidak akan pernah cukup apabila kepercayaan investor terhadap kredibilitas institusi pengelola belum terbentuk dengan baik.

Faktor non-fiskal apa saja yang menjadi syarat mutlak agar PFII mampu bersaing dengan Dubai?

Agar PFII mampu berkompetisi langsung dengan pusat keuangan internasional terkemuka seperti Dubai, Indonesia harus memprioritaskan perbaikan pada aspek non-fiskal yang mendasar. Fakhrul Fulvian menyatakan bahwa kemampuan PFII dalam memberikan manfaat ekonomi yang nyata akan sangat bergantung pada kualitas institusi, kepastian hukum, standar pelayanan yang diberikan, serta tingkat kepercayaan investor global. Tanpa adanya kepastian hukum yang kuat dan institusi yang berkualitas, daya tarik fiskal tidak akan mampu mempertahankan minat jangka panjang dari para pelaku pasar global.

Baca Juga

Penyelundupan Harley-Davidson Bekas Asal China Digagalkan di Pelabuhan Tanjung Priok

Penyelundupan Harley-Davidson Bekas Asal China Digagalkan di Pelabuhan Tanjung Priok

Ekosistem pendukung apa saja yang harus dipersiapkan untuk membangun PFII?

Sebuah pusat keuangan internasional yang kompetitif memerlukan ekosistem jasa keuangan yang lengkap dan saling terintegrasi. Untuk dapat bersaing di tingkat global, PFII dinilai membutuhkan kehadiran pilar-pilar penting seperti layanan perbankan investasi (investment banking), pengelola kekayaan (wealth management), firma hukum internasional yang bereputasi, hingga ketersediaan tenaga profesional yang memiliki kompetensi global. Kelengkapan ekosistem ini sangat krusial agar seluruh transaksi keuangan internasional yang kompleks dapat difasilitasi dengan baik di dalam negeri.

Bagaimana sebaiknya arus modal masuk melalui PFII dimanfaatkan bagi perekonomian domestik?

Arus modal asing yang masuk ke PFII tidak boleh dibiarkan menguap begitu saja tanpa memberikan dampak riil bagi masyarakat luas. Suroto menegaskan bahwa aliran dana tersebut perlu diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja yang berkualitas, memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mendorong terjadinya transfer teknologi, serta meningkatkan produktivitas ekonomi nasional secara keseluruhan. Dengan demikian, keberadaan pusat keuangan internasional ini tidak hanya menguntungkan sektor finansial semata, melainkan juga menopang pertumbuhan ekonomi riil di Indonesia.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Investasi AsingPFIISektor FinansialEkonomi Makro

Berita Terbaru Lainnya

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi Bahas Penyesuaian Anggaran dan Status BUMD Air MinumTarget 1,45 Juta Sambungan Jaringan Gas Rumah Tangga Rampung pada 2029Penyelundupan Harley-Davidson Bekas Asal China Digagalkan di Pelabuhan Tanjung PriokKinerja Keuangan BNI Semester I-2026, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp10,8 TriliunEkonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen pada Kuartal II 2026 Ditopang Konsumsi Rumah TanggaPenyaluran Air Bersih Kementerian PU untuk Warga Lombok Barat Terdampak KekeringanKasus Mutilasi Depok, Penemuan Jasad Tanpa Kaki hingga Penangkapan Terduga Pelaku di BantenKPK Ajukan Banding atas Vonis Dua Tahun Penjara Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap