berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Target 1,45 Juta Sambungan Jaringan Gas Rumah Tangga Rampung pada 2029

Marthen TandirerungDiterbitkan 5 Agu 2026 - 18.48 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Target 1,45 Juta Sambungan Jaringan Gas Rumah Tangga Rampung pada 2029
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pemerintah Indonesia menetapkan target besar untuk memasang 1.450.000 sambungan rumah tangga (SR) jaringan gas bumi (jargas) hingga tahun 2029. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata untuk menekan ketergantungan negara terhadap impor Liquified Petroleum Gas (LPG) yang terus membengkak setiap tahunnya. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BAKOM), Muhammad Qodari, menjelaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur energi domestik ini menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional demi menjaga ketahanan energi di tingkat akar rumput.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur

Saat ini, ketergantungan Indonesia terhadap pasokan LPG dari luar negeri memang berada pada tingkat yang cukup mengkhawatirkan. Impor LPG telah mencapai 72 persen dari total kebutuhan domestik. Secara volume, tingkat konsumsi gas untuk kebutuhan rumah tangga di tanah air menyentuh angka 5 juta ton per tahun. Sementara itu, kemampuan produksi LPG di dalam negeri hanya berkisar di angka 1,4 juta ton saja. Dengan kata lain, produksi lokal hanya mampu memenuhi kurang dari 30 persen kebutuhan nasional, sehingga sisanya harus ditutup melalui jalur impor. Kesenjangan pasokan inilah yang coba diatasi oleh pemerintah melalui pemanfaatan sumber daya gas bumi lokal.

Berbeda dengan LPG yang menggunakan bahan baku gas propana dan butana, jaringan gas rumah tangga ini memanfaatkan gas metana dan etana. Kedua jenis gas bumi ini memiliki ketersediaan yang sangat melimpah di Indonesia, yakni mencakup sekitar tiga perempat dari total cadangan gas yang ada di dalam negeri. Dengan mengoptimalkan pemanfaatan metana dan etana yang bersumber dari perut bumi sendiri, Indonesia tidak hanya dapat mengurangi ketergantungan pada pasar energi global tetapi juga dapat memaksimalkan potensi sumber daya alam domestik secara lebih efisien.

Baca Juga

Tren Nama Unik Warga Indonesia, Karakter Anime Uzumaki dan Nobita Masuk Data Resmi Kependudukan

Tren Nama Unik Warga Indonesia, Karakter Anime Uzumaki dan Nobita Masuk Data Resmi Kependudukan

Untuk merealisasikan target jangka panjang tersebut, pemerintah telah memetakan rencana kerja bertahap. Dalam kurun waktu tahun 2025 hingga 2028, pemerintah menargetkan sebanyak 1.119.654 SR dapat tersambung ke rumah-rumah warga. Dari sisi pembiayaan, pemerintah menyiapkan tiga skema pendanaan utama guna memastikan proyek ini berjalan lancar tanpa membebani satu sektor saja. Ketiga skema tersebut meliputi pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), serta investasi langsung dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kebutuhan anggaran untuk membangun jargas ini diperkirakan mencapai Rp10 juta untuk setiap satu sambungan rumah tangga.

Jika dirinci secara tahunan, proyeksi pembangunan jargas ini akan bergerak dinamis. Pada tahun 2026, pemerintah memproyeksikan pembangunan sebanyak 150.000 SR melalui jalur APBN, 50.000 SR melalui skema KPBU, dan 100.000 SR yang didanai lewat investasi BUMN. Memasuki tahun 2027, target pembangunan diproyeksikan meningkat dengan rincian 150.000 SR dari dana APBN, 100.000 SR dari skema KPBU, dan 100.000 SR dari investasi BUMN. Secara akumulatif dari tahun 2025 hingga 2029, total target 1.450.000 SR tersebut akan disokong oleh kontribusi APBN sebesar 600.000 SR, skema KPBU sebanyak 350.000 SR, dan investasi BUMN sebesar 500.000 SR.

Guna menjamin kelancaran konstruksi fisik di lapangan, pemerintah juga telah merampungkan sejumlah persiapan teknis. Dokumen perencanaan teknik berupa Front End Engineering Design (FEED) serta Detail Engineering Design Construction (DEDC) telah disiapkan secara matang. Perencanaan matang ini diharapkan dapat meminimalkan kendala teknis saat proses peletakan pipa dan instalasi ke rumah-rumah warga dimulai, sehingga target tahunan yang telah ditetapkan dapat tercapai tepat waktu.

Baca Juga

Penyelundupan Harley-Davidson Bekas Asal China Digagalkan di Pelabuhan Tanjung Priok

Penyelundupan Harley-Davidson Bekas Asal China Digagalkan di Pelabuhan Tanjung Priok

Bagi masyarakat selaku pengguna akhir, peralihan dari penggunaan tabung LPG ke jaringan gas bumi langsung ini menawarkan berbagai keuntungan praktis dan ekonomis. Distribusi gas langsung ke rumah dinilai jauh lebih praktis karena warga tidak perlu lagi repot membeli atau menukar tabung gas secara berkala. Selain itu, harga gas bumi melalui jaringan pipa cenderung lebih stabil dibandingkan harga LPG di pasar. Penggunaan jargas juga meminimalkan risiko terjadinya kelangkaan pasokan gas yang kerap terjadi di tingkat pengecer, terutama pada masa-masa konsumsi tinggi.

Dari aspek finansial, penghematan yang ditawarkan oleh jargas ini cukup signifikan bagi pengeluaran bulanan keluarga. Dengan asumsi rata-rata konsumsi rumah tangga sebanyak tiga tabung LPG ukuran 3 kilogram per bulan dan tarif jargas yang dipatok sekitar Rp4.000 per meter kubik, sebuah keluarga diperkirakan dapat menghemat pengeluaran antara Rp50.000 hingga Rp80.000 setiap bulannya. Jika diakumulasikan dalam satu tahun, potensi penghematan anggaran belanja rumah tangga berkisar antara Rp600.000 hingga Rp900.000. Jumlah penghematan tahunan ini tentu bervariasi tergantung pada tarif jargas serta fluktuasi harga LPG yang berlaku di masing-masing daerah di Indonesia.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

EnergiInfrastrukturLPGJaringan GasBAKOM

Berita Terbaru Lainnya

Panduan Menghadapi Akun WhatsApp yang Mendadak Diblokir dan Sedang DitinjauTren Nama Unik Warga Indonesia, Karakter Anime Uzumaki dan Nobita Masuk Data Resmi KependudukanRapat Paripurna DPRD Sukabumi Bahas Penyesuaian Anggaran dan Status BUMD Air MinumPenyelundupan Harley-Davidson Bekas Asal China Digagalkan di Pelabuhan Tanjung PriokKinerja Keuangan BNI Semester I-2026, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp10,8 TriliunEkonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen pada Kuartal II 2026 Ditopang Konsumsi Rumah TanggaSyarat Mutlak Kesiapan Pusat Finansial Internasional Indonesia Menarik Investasi AsingPenyaluran Air Bersih Kementerian PU untuk Warga Lombok Barat Terdampak Kekeringan

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap