Layanan pesan instan WhatsApp tengah mengalami fenomena tidak biasa yang dikeluhkan oleh banyak pengguna di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Pengguna tiba-tiba mendapati diri mereka terkunci dari aplikasi komunikasi harian ini tanpa adanya peringatan awal. Masalah ini tidak tebang pilih, karena menyasar akun pribadi yang digunakan untuk obrolan sehari-hari hingga akun bisnis yang krusial untuk operasional usaha. Ketika akses terputus, aktivitas komunikasi harian pun lumpuh seketika.
Gelombang pemblokiran massal ini terdeteksi terjadi secara global dan memicu kekhawatiran mengenai sensitivitas sistem penyaringan otomatis milik Meta. Ketika sistem mendeteksi aktivitas yang dianggap tidak wajar atau dicurigai melanggar ketentuan layanan, pemblokiran otomatis langsung diterapkan secara massal. Pengetatan keamanan ini biasanya terjadi dalam skala besar demi menyapu bersih aktivitas spam, penipuan, atau penyalahgunaan platform. Namun, efek samping dari gelombang pemblokiran global ini adalah ikut tersaringnya pengguna biasa yang sebenarnya tidak melakukan pelanggaran nyata. Pakar








