Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) melakukan penyegaran susunan kepelatihan sektor ganda campuran melalui evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan prestasi nasional. Langkah pembenahan ini mencakup pergantian pada posisi kepala pelatih dan asisten pelatih guna menyiapkan para pebulu tangkis menghadapi berbagai agenda turnamen besar internasional.
Perubahan di jajaran pelatih ditandai dengan berakhirnya masa tugas Rionny Mainaky sebagai Kepala Pelatih Ganda Campuran dan Amon Sunaryo sebagai Asisten Pelatih di Pelatnas PBSI. PP PBSI kemudian secara resmi menunjuk Nova Widianto sebagai Kepala Pelatih ganda campuran Pelatnas Cipayung yang mulai bertugas pada Rabu (5/8).
Evaluasi Menyeluruh dan Penyesuaian Program Latihan
Eng Hian menjelaskan bahwa keputusan perombakan pelatih tidak hanya didasarkan pada hasil pertandingan jangka pendek. Penyegaran ini dirancang untuk memberikan perspektif baru bagi para pemain di sektor ganda campuran agar dapat meraih prestasi yang lebih maksimal.
Evaluasi performa yang dilakukan PBSI mencakup sejumlah aspek mendasar dalam pembinaan pelatnas:
Evaluasi Penerapan Video Assistant Referee VAR di Kompetisi Liga 1 Indonesia, Statistik dan Catatan Perbaikan

- Perkembangan teknis dan fisik setiap atlet.
- Efektivitas pelaksanaan program latihan yang sedang berjalan.
- Dinamika dan kekompakan komunikasi antarpasangan di lapangan.
- Kesiapan sektor dalam menjawab target turnamen besar mendatang dengan mengacu pada indikator kinerja utama (KPI) yang telah ditetapkan.
Sebelum penetapan pelatih definitif diumumkan pada target bulan Agustus, PBSI menjalankan program latihan sektor ganda campuran dengan menggabungkan kelompok utama dan kelompok pratama guna memastikan pembinaan tetap berjalan berkesinambungan.
Peninjauan Berbasis Video dan Penguatan Taktik
Dalam mempersiapkan atlet menuju turnamen BWF, PBSI memanfaatkan evaluasi berbasis rekaman pertandingan. Setiap selesai melakoni laga, para pemain bersama tim pelatih dan tim analisis langsung meninjau video pertandingan untuk membedah jalannya permainan.
Pemain ganda putra berusia 26 tahun, Muhammad Shohibul Fikri, mengungkapkan bahwa diskusi bersama pelatih dan tim analisis melalui video mempermudah pemetaan kekurangan atlet di lapangan secara terperinci. Hasil identifikasi kelemahan tersebut kemudian dijadikan rujukan bagi pelatih untuk menentukan porsi dan program latihan yang tepat.
Mengikuti Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia Kualifikasi Piala Dunia Putaran Ketiga Zona Asia dan Hitungan Poinnya

Hasil Pembinaan Atlet di Ajang Internasional
Program pembinaan dan evaluasi intensif di Pelatnas PBSI tecermin dari pencapaian sejumlah wakil Indonesia di turnamen level dunia. Di sektor ganda putra, pasangan Muhammad Shohibul Fikri dan Fajar Alfian sukses merebut dua gelar juara turnamen besar secara beruntun pada ajang Jepang Terbuka dan Tiongkok Terbuka, yang menjadi salah satu pencapaian terbaik dalam karier Fikri.
Ujian performa atlet pelatnas juga berlangsung pada Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India. Pada turnamen tersebut, para pebulu tangkis nasional mencatatkan sejumlah hasil penting di berbagai babak:
- Pasangan ganda campuran Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah berhasil menembus babak semifinal setelah mengalahkan wakil Taiwan di perempat final, sebelum akhirnya dihentikan oleh pasangan Feng Yan Zhe dan Huang Dong Ping.
- Alwi Farhan menjadi satu-satunya wakil tunggal putra Indonesia yang bertahan di babak perempat final usai menundukkan Ayush Shetty.
- Ganda putri Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum melaju ke babak perempat final setelah lawan mereka asal Jepang memutuskan mundur karena mengalami cedera.
- Pasangan Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani memastikan langkah ke babak 16 besar usai mengalahkan wakil Hong Kong.
- Pasangan ganda campuran Bimo Prasetyo dan Arlya Nabila Thesya memetik kemenangan atas wakil Prancis pada pertandingan babak 64 besar.






