berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Internasional

Strategi Baru Ukraina Menargetkan Titik Lemah Logistik dan Dampak Ekonomi Rusia

Marthen TandirerungDiterbitkan 30 Jul 2026 - 04.52 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Strategi Baru Ukraina Menargetkan Titik Lemah Logistik dan Dampak Ekonomi Rusia
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Perkembangan konflik antara Ukraina dan Rusia menunjukkan adanya perubahan taktik yang signifikan dari militer Ukraina. Belakangan ini, pasukan Ukraina mulai mengalihkan fokus serangan mereka dengan menyasar pusat-pusat logistik utama di wilayah Rusia. Salah satu target yang cukup mengejutkan adalah jaringan logistik milik raksasa e-commerce terbesar Rusia, Wildberries. Langkah ini dinilai sebagai upaya sistematis untuk melumpuhkan jalur pasokan yang tidak hanya mendukung kebutuhan sipil, tetapi juga diduga memiliki keterkaitan erat dengan operasi militer Rusia.

Serangan drone Ukraina baru-baru ini menghantam beberapa fasilitas industri di Kota Ryazan. Dampak dari serangan tersebut memaksa manajemen Wildberries untuk mengevakuasi gudang operasional mereka di kota tersebut pada Rabu pagi. Terkait serangan ini, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberikan penjelasan bahwa gudang-gudang logistik yang menjadi sasaran drone militer negaranya sebenarnya terlibat aktif dalam memasok komponen penting bagi militer Rusia. Komponen-komponen tersebut meliputi peralatan navigasi, suku cadang drone, serta berbagai peralatan militer lainnya yang digunakan oleh pasukan Rusia di garis depan.

Sebagai raksasa e-commerce yang didirikan sejak tahun 2004, Wildberries merupakan pilar penting perekonomian Rusia dengan mempekerjakan sekitar 48.000 karyawan. Gangguan pada operasional perusahaan ini langsung memicu kekhawatiran besar di tingkat pemerintahan Rusia. Guna menjaga kelangsungan operasional perusahaan, pemerintah Rusia telah mengakui perlunya menyuntikkan dana bantuan darurat. Bank milik negara, VTB, diproyeksikan memegang peran kunci dalam penyaluran dana penyelamatan tersebut. Di sisi lain, Sberbank Rusia juga tengah menyiapkan program restrukturisasi pinjaman bagi para vendor Wildberries untuk mencegah terjadinya gelombang kebangkrutan massal pada sektor usaha kecil dan menengah (UKM) yang bergantung pada platform tersebut.

Baca Juga

Singapura Sudah Darurat, Pemerintah Minta Warga Siaga Penuh

Singapura Sudah Darurat, Pemerintah Minta Warga Siaga Penuh

Kondisi ekonomi Rusia sendiri saat ini dinilai berada dalam situasi yang sangat rentan. Elina Ribakova, seorang Peneliti Senior di Peterson Institute for International Economics (PIIE), mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Rusia saat ini mengalami stagnasi di angka nol persen. Menurut analisisnya, kondisi terbaik yang dihadapi Rusia saat ini adalah kontraksi ekonomi serta penurunan output industri yang sudah mulai terlihat sejak kuartal pertama tahun ini. Penilaian mengenai situasi Rusia ini juga menjadi perhatian para pengamat internasional lainnya, termasuk Natalya Kovaleva yang merupakan peneliti untuk Program Rusia dan Eurasia di Chatham House.

Di kancah internasional, Ukraina terus memperkuat posisi tawar dan pertahanannya melalui jalur diplomasi. Presiden Volodymyr Zelensky sempat bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Oval Office untuk membahas langkah-langkah strategis, termasuk lisensi produksi sistem pencegat Patriot serta upaya reaktivasi proses diplomasi guna menyelesaikan konflik. Di saat yang sama, Kongres Amerika Serikat juga mulai meloloskan rancangan undang-undang sanksi energi baru yang dirancang untuk memperketat tekanan ekonomi terhadap Moskow secara global.

Baca Juga

Gempa M 4.2 Guncang Bandung, Cek Peringatan Terbaru BMKG

Gempa M 4.2 Guncang Bandung, Cek Peringatan Terbaru BMKG

Hambatan lain dalam geopolitik regional juga terus berkembang. Ukraina baru-baru ini dilaporkan meluncurkan serangan terhadap sebuah kapal komersial milik Iran di kawasan Laut Kaspia, yang mengakibatkan tewasnya seorang pelaut. Insiden ini memicu kekhawatiran akan respons dari Iran. Apabila Iran memutuskan untuk menutup Selat Hormuz sebagai reaksi atas ketegangan ini, tindakan tersebut berisiko mendongkrak harga minyak dunia secara signifikan. Kenaikan harga minyak global ini pada akhirnya dapat memberikan keuntungan finansial tambahan bagi Rusia, yang dapat digunakan oleh Moskow untuk terus membiayai operasi militernya.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

UkrainaRusiaKonflik Rusia UkrainaWildberriesEkonomi RusiaVolodymyr Zelensky

Berita Terbaru Lainnya

Pemprov Jateng Kerahkan Dokter Spesialis Tangani Warga Terdampak AsapWarga Jakarta Mulai Buru Masker Imbas Abu Anak KrakatauBanjir Tips Investasi, Kelola Keuangan di Lampung Financial FestivalLPS Minta Masyarakat Waspada Tawaran Bunga Deposito Tinggi42 Jadwal Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Ikut DibatalkanBandara Soetta Ditutup, KAI Tambah Kereta ke JakartaErupsi Anak Krakatau, Prabowo Minta Masyarakat Tetap Tenang & WaspadaKemenhub Siapkan 3 Bandara Alternatif Imbas Penutupan 6 Bandara

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap