berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBerita LokalBisnisOlahragaTeknologiPolitikPopuler
Beranda/Teknologi

Starlink Hentikan Pendaftaran Pengguna Baru di Indonesia, Komdigi Perpanjang Izin dengan Syarat Ketat

Fitri KaraengDiterbitkan 21 Agu 2026 - 07.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Starlink Hentikan Pendaftaran Pengguna Baru di Indonesia, Komdigi Perpanjang Izin dengan Syarat Ketat
Foto/Ilustrasi: tekno.kompas.com.
A-A+

Memasuki pertengahan tahun 2025, dinamika penyediaan layanan komunikasi satelit di Indonesia mengalami perubahan arah yang cukup signifikan. Layanan internet berbasis satelit milik SpaceX, Starlink, kini dilaporkan telah menghentikan proses penerimaan pengguna baru di seluruh wilayah Indonesia. Kebijakan penutupan pendaftaran ini terpaksa diambil karena kapasitas layanan jaringan tersebut dinyatakan telah habis terjual di seluruh Nusantara.

Berdasarkan pengumuman di blog resmi perusahaan yang bertajuk "Catatan Penting untuk Pelanggan Baru di Indonesia", langkah penghentian ini diduga bertujuan untuk menjaga agar koneksi jaringan tetap optimal bagi pengguna lama. Selain tidak lagi menerima pelanggan baru, Starlink juga menangguhkan sementara proses aktivasi perangkat (kit) baru bagi pelanggan yang membeli melalui pengecer atau penjual pihak ketiga.

Pihak Starlink belum memberikan jadwal pasti mengenai kapan layanan dan kapasitas mereka siap untuk kembali menerima pengguna baru. Mereka hanya menegaskan bahwa timnya sedang bekerja sama dengan pihak lokal agar layanan bisa segera tersedia kembali. Calon pelanggan yang berminat masih dapat mendaftar ke dalam daftar tunggu dengan membayar sejumlah deposit, namun layanannya baru akan aktif setelah kapasitas jaringan memadai.

Baca Juga

Prediksi Harga iPhone 18 dan iPhone 18 Pro di Indonesia

Prediksi Harga iPhone 18 dan iPhone 18 Pro di Indonesia

Di tengah penghentian pendaftaran pelanggan baru ini, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melaporkan telah memperpanjang hak labuh (landing right) bagi Starlink. Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Komdigi, Wayan Toni Supriyanto, menjelaskan bahwa perpanjangan tersebut memanfaatkan frekuensi E Band (71-76 GHz dan 81-86 GHz) yang memiliki kapasitas 5GB. Tambahan kapasitas ini difokuskan untuk mendukung sekitar tujuh hub yang sudah dibangun di Indonesia, sehingga penambahan pelanggan baru nantinya tidak akan mengganggu stabilitas jaringan.

Meski izin hak labuh diperpanjang, Komdigi memberikan syarat operasional yang sangat ketat, salah satunya adalah larangan keras terhadap penggunaan fitur jelajah (roaming). Perangkat Starlink diwajibkan hanya untuk penggunaan tetap di rumah. Wayan Toni menegaskan bahwa pemerintah tidak akan segan mencabut hak labuh Starlink jika ditemukan pelanggan yang menggunakan perangkat tersebut secara bergerak, seperti dipasang di dalam mobil.

Baca Juga

Perpres Ojol, Tarif Makanan Jangan Ditentukan Tanpa Audit Biaya

Perpres Ojol, Tarif Makanan Jangan Ditentukan Tanpa Audit Biaya

Sebagai informasi, Starlink pertama kali beroperasi di Indonesia pada Mei 2024 melalui peluncuran di Denpasar, Bali, yang turut dihadiri oleh CEO SpaceX, Elon Musk. Kehadiran awal layanan internet satelit ini ditandai dengan kerja sama bersama Kementerian Kesehatan guna memperluas akses internet berkecepatan tinggi bagi fasilitas kesehatan di daerah terpencil yang sulit dijangkau oleh infrastruktur telekomunikasi konvensional.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KomdigiSpaceX

Berita Terbaru Lainnya

Polisi di Bulukumba Ditangkap, Diduga Coba Perkosa WanitaKasus Sindikat Penipuan Asmara 43 WNA di Surabaya Segera Memasuki Persidangan1.487 Hotspot Terdeteksi di Wilayah Kalimantan, Terbanyak di KaltengRadea Respati Paramudhita Dukung Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pemberdayaan Warga BinaanWali Kota Pekanbaru Pastikan Tak Ada Lagi Penahanan Ijazah di SekolahPanduan Memahami Aturan Baru Pengangkutan Barang Impor dan Ekspor PMK 51/2026Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan Ratusan Vape Etomidate ke Kampung AmbonGubernur DKI Jakarta Pramono Anung Akui Dilema Evaluasi Jalur Sepeda

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  4. 4Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026
  5. 5Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBerita LokalBisnisOlahragaTeknologiPolitik

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap