berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Finansial

Skema Tadpole Pinjaman Daring Dinilai Rugikan Konsumen

Sri NugrohoDiterbitkan 8 Sep 2026 - 00.48 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Skema Tadpole Pinjaman Daring Dinilai Rugikan Konsumen
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Penerapan skema Tadpole dalam layanan pinjaman daring (pindar) dinilai merugikan peminjam. Skema pembayaran ini membebankan porsi cicilan yang jauh lebih besar pada awal periode pinjaman, lalu nominalnya berangsur mengecil pada periode-periode berikutnya. Pola tersebut menuai sorotan karena dinilai memberatkan pengguna yang pada dasarnya membutuhkan fleksibilitas finansial saat mengajukan pinjaman.

Anggota Komisi X DPR RI Harris Turino menyoroti mekanisme skema Tadpole yang menempatkan kewajiban peminjam lebih besar pada awal masa pinjaman sebelum mengecil di periode selanjutnya. Harris menegaskan bahwa persoalan ini bukan semata-mata menyangkut teknis pinjaman online, melainkan berkaitan langsung dengan aspek perlindungan konsumen serta integritas dari industri jasa keuangan secara menyeluruh.

Dinilai Tidak Adil dan Dibatasi OJK

Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menyatakan bahwa skema Tadpole telah dibatasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena dinilai tidak adil bagi peminjam. Peminjam pada dasarnya mengakses fasilitas pembiayaan karena tidak memiliki uang di awal, sehingga kewajiban membayar cicilan tinggi di awal masa pinjaman justru membebani kondisi keuangan mereka.

Baca Juga

Paylater Bank Tumbuh 31,22% YoY pada Juli 2026, Lampaui Pertumbuhan Kredit Nasional

Paylater Bank Tumbuh 31,22% YoY pada Juli 2026, Lampaui Pertumbuhan Kredit Nasional

Dari sudut pandang penyelenggara, skema Tadpole selama ini diterapkan untuk menekan risiko terjadinya gagal bayar pada akhir masa pinjaman. Penyelenggara berupaya mempercepat penarikan dana di muka agar risiko piutang macet di pengujung tenor dapat berkurang.

Ilustrasi Cicilan dan Evaluasi Credit Scoring

Untuk memberikan gambaran, peminjam yang mengambil pinjaman dengan pokok utang Rp1 juta dan bunga Rp300 ribu memiliki total kewajiban sebesar Rp1,3 juta. Dalam skema Tadpole dengan termin tiga kali pembayaran, cicilan dibuat tidak sama rata, yaitu dipatok sebesar Rp700 ribu pada cicilan pertama, Rp400 ribu pada cicilan kedua, dan Rp200 ribu pada cicilan ketiga.

Baca Juga

Indeks Inklusi Keuangan 93,61, Literasi Digital Jadi Bekal Generasi Muda

Indeks Inklusi Keuangan 93,61, Literasi Digital Jadi Bekal Generasi Muda

Nailul berpendapat bahwa pembayaran cicilan lebih besar di awal masa pinjaman seharusnya bersifat opsional atau menjadi pilihan bagi konsumen yang memang memiliki kemampuan dana, bukan dijadikan kewajiban yang mengikat.

Selain itu, penghentian penggunaan skema Tadpole dinilai dapat memberikan dampak positif bagi ekosistem industri pembiayaan digital. Kebijakan tersebut dapat mendorong platform pinjaman daring untuk memperbaiki dan memperkuat sistem penilaian kelayakan kredit (credit scoring) agar operasional penyaluran kredit menjadi lebih prudent.

Sumber: Republika

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

OJKCELIOSpinjaman daring

Berita Terbaru Lainnya

PDIP Laporkan Hoaks Kader Ellen Taroreh Terkait Ojol Melva saat DemoKejagung Minta Hakim Tolak Praperadilan Lodewyk, Penyitaan Aset SahKPK Ungkap Dugaan Peran Istri Bupati Pemalang di Kasus PemerasanPaylater Bank Tumbuh 31,22% YoY pada Juli 2026, Lampaui Pertumbuhan Kredit NasionalDanantara Ungkap Kriteria Sektor Layak Investasi, Apa Saja?Bandara Soekarno-Hatta Kembali Dibuka pada Selasa Dini HariPenjualan 7.172 Pouch Makanan Kucing Halal Pecahkan Rekor Guinness World RecordsStudi Jepang Teliti Kualitas Udara Saat Gunakan Produk Tembakau yang Dipanaskan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap