Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengimbau kalangan masyarakat mampu serta para pemilik kendaraan mewah untuk tidak lagi mengonsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Seruan ini disampaikan menyusul terjadinya pergeseran atau shifting konsumsi masyarakat dari BBM nonsubsidi ke BBM bersubsidi, seperti Pertalite dan Biosolar.
Guna menertibkan penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran, pemerintah saat ini tengah memformulasikan regulasi baru. Sembari menunggu regulasi tersebut rampung dirumuskan, Bahlil, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar, meminta kesadaran moral dari kalangan ekonomi atas untuk berhenti memanfaatkan subsidi energi.
Salah satu skema aturan yang sedang digodok pemerintah adalah pembatasan pembelian BBM jenis Pertalite bagi kelompok masyarakat pada kategori desil 9 dan desil 10.
Pengembang Properti Bangkrut, Karyawan di PHK-Ratusan Proyek Terancam

Potensi Penambahan Kuota Penyaluran
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman memproyeksikan adanya potensi penambahan kuota BBM bersubsidi pada tahun ini. Proyeksi tersebut dipicu oleh potensi kelebihan batas kuota penyaluran (over-kuota) untuk produk Pertalite maupun Biosolar.
Menurut Laode, penambahan kuota nantinya akan dikhususkan bagi BBM jenis Biosolar. Kendati demikian, rincian teknis serta penghitungan resminya berada di bawah kewenangan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
Penjelasan Pertamina Terkait Antrean SPBU
Fenomena pergeseran konsumsi masyarakat ke BBM subsidi turut berdampak pada antrean kendaraan di sejumlah SPBU, salah satunya tercatat di Makassar, Sulawesi Selatan. PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa antrean tersebut bukan disebabkan oleh kelangkaan pasokan.
IHSG Parkir di Zona Merah, Terkoreksi 0,38% ke Level 6.436,85

Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto menjelaskan ketersediaan stok BBM secara umum aman. Antrean di lapangan terjadi akibat lonjakan volume pembelian bahan bakar subsidi yang berbenturan dengan keterbatasan fasilitas sarana dan prasarana di SPBU.
Eko menerangkan bahwa fasilitas di SPBU memiliki keterbatasan untuk menambah dispenser maupun nozzle khusus bagi produk Pertalite dan Biosolar. Oleh karena itu, Pertamina meminta masyarakat tidak panik atau melakukan panic buying saat melihat antrean, mengingat stok BBM dipastikan tetap tercukupi.






