Kebakaran yang melanda kawasan kontrakan dan bedeng di Jalan Nakula, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Bali, kembali berkobar setelah sempat dinyatakan padam. Hingga pukul 22.00 WITA, api terpantau masih menyala hebat sementara petugas pemadam kebakaran terus berupaya melakukan pemadaman di area terdampak.
Peristiwa kebakaran di lokasi tersebut awalnya terjadi sejak Senin malam sekitar pukul 22.30 WITA dan meratakan bangunan gudang pemulung serta sejumlah kamar indekos dengan tanah. Petugas pemadam sempat berhasil menjinakkan api hingga padam pada pukul 15.00 WIB. Namun, bara di antara tumpukan sampah kembali memicu titik api pada pukul 16.00 WITA.
5 Sesar Aktif di Jawa Barat, Jalur, Karakteristik, dan Potensi Gempa Bumi

Salah seorang warga di lokasi, Amar, menuturkan bahwa api mulai membesar kembali sejak pukul 17.30 WITA. Ia melihat perambatan api dari tumpukan sampah menuju sisa puing-puing bangunan yang sebelumnya sudah padam. Pada pukul 19.00 WITA, kobaran api kian meluas dan kembali menyambar bangunan bedeng yang masih berdiri.
Akibat peristiwa ini, warga terdampak kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Amar mengaku tidak sempat menyelamatkan barang miliknya selain anggota keluarga dan pakaian yang melekat di badan. Warga yang mengungsi kini mulai menerima bantuan dan direncanakan menempati tenda penampungan untuk bermalam.
Perbedaan Sesar Cugenang dan Sesar Cimandiri Karakteristik, Jalur, dan Risiko Gempa di Jawa Barat

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo David Simatupang mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut, sementara proses penanganan di lapangan masih terus dilakukan.






