Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bojong Canar di Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, Banten. Peristiwa kebakaran ini berlangsung berjam-jam sejak api pertama kali terdeteksi menyala pada Senin (31/8) sekitar pukul 16.00 WIB.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Pandeglang Nana Mulyana menyampaikan bahwa kobaran api masih menyala hingga Senin (1/9/2026), atau telah berlangsung sekitar 21 jam sejak awal kejadian. Proses penanganan masih berjalan di lokasi kejadian.
Upaya pemadaman menghadapi kendala karena titik api berada jauh di dasar tumpukan sampah. Untuk mengatasi situasi tersebut, BPBD-PK Pandeglang berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (LH) untuk menurunkan alat berat guna mengurai gundukan sampah sembari disemprot air oleh tim pemadam.
Kebakaran kembali Landa Kawasan Hutan di IKN, Petugas Gabungan Terus Berupaya Padamkan Api

Insiden di TPA Bojong Canar ini tercatat sudah dua kali terulang. Pihak berwenang belum dapat memastikan pemicu kebakaran lantaran ketiadaan saksi mata di lokasi saat api muncul, kendati beberapa titik api terpantau tersebar di area pembuangan sampah tersebut.
Peristiwa kebakaran tumpukan sampah sebelumnya juga melanda TPA liar di kawasan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten. Kebakaran di Waringinkurung tersebut bermula pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIB dan telah memasuki hari keempat penanganan pada Senin (31/8/2026).
Titik Sumber Gempa M 4,3 di Cianjur yang Terasa hingga Jakarta

Penanganan di lokasi Waringinkurung melibatkan empat unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit alat berat jenis ekskavator. Kapolsek Waringinkurung Iptu Hari Purwanto menjelaskan bahwa api besar di permukaan sudah padam, namun kepulan asap masih tebal karena bara api terpendam di lapisan bawah tumpukan sampah. Pemadaman penuh di lokasi tersebut diperkirakan masih membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua hari ke depan.
Meski asap terus membubung di Waringinkurung, pihak kepolisian mengonfirmasi tidak ada warga sekitar yang dievakuasi serta tidak ada laporan warga yang berobat ke puskesmas setempat akibat dampak kepulan asap tersebut.






