Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,3 mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Selasa (1/9/2026) pukul 17.53 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengimbau warga agar tetap waspada, tidak panik, dan segera mencari tempat aman apabila merasakan getaran signifikan.
Berdasarkan data awal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi persis pukul 17:53:11 WIB. Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Iwan Karyadi, menjelaskan bahwa peristiwa ini tergolong gempa bumi dangkal dengan kedalaman lima kilometer. Pusat gempa terletak di wilayah selatan Cianjur pada koordinat 6,93 derajat Lintang Selatan dan 107,10 derajat Bujur Timur, atau sekitar 13 kilometer arah selatan Kabupaten Cianjur.
Perbedaan Sesar Cugenang dan Sesar Cimandiri Karakteristik, Jalur, dan Risiko Gempa di Jawa Barat

Guncangan berlangsung selama beberapa detik dan dirasakan cukup kencang di seluruh penjuru Cianjur, mencakup wilayah utara hingga selatan, bahkan terasa hingga ke Kabupaten Sukabumi. Peristiwa ini sempat memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar dari rumah serta perkantoran, lalu bertahan di area terbuka selama beberapa puluh menit sebelum situasi kembali tenang.
Kekhawatiran sebagian masyarakat juga dipicu trauma akibat bencana gempa magnitudo 5,6 yang melanda Cianjur tiga tahun silam pada bulan yang sama. Gina Rohmawati, warga Desa Nagrak, menuturkan rasa cemasnya atas getaran yang cukup kuat tersebut.
5 Kebiasaan Sepele di Dapur Ini Ternyata Bisa Memicu Kebakaran Rumah

Hingga laporan awal dihimpun, BPBD Cianjur memastikan belum menerima laporan terkait kerusakan bangunan maupun fasilitas umum. Pihak BPBD telah menerjunkan personel dan terus berkoordinasi dengan aparat desa serta kecamatan untuk mendata seluruh dampak di lapangan secara menyeluruh.






