Kawasan Blok M, Jakarta Selatan, kini menghasilkan timbulan sampah hingga ratusan kilogram per hari seiring lonjakan kunjungan masyarakat. Menanggapi kondisi tersebut, PT MRT Jakarta (Perseroda) menyiapkan sistem pengelolaan sampah terpadu yang terintegrasi dalam konsep penataan kawasan (placemaking).
Sebagian besar volume limbah yang terkumpul di kawasan tersebut didominasi oleh sisa makanan. Untuk menangani persoalan tersebut, MRT Jakarta menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra pengelola limbah guna mendaur ulang sampah organik maupun sampah elektronik (e-waste).
Lonjakan volume sampah berjalan beriringan dengan pesatnya pertumbuhan mobilitas masyarakat pascarevitalisasi. Sebelum penataan dilakukan, Blok M tercatat hanya menerima sekitar 400 pengunjung per hari. Angka tersebut melonjak drastis menjadi kisaran 40.000 orang per hari pada hari kerja.
DPR Sorot Penguasaan Data Platform Digital dan Perlindungan Konsumen

Pada akhir pekan biasa tanpa agenda khusus, jumlah kunjungan mencapai 60.000 hingga 70.000 orang. Angka tersebut kian meningkat hingga 80.000 sampai 90.000 pengunjung per hari apabila terdapat perhelatan festival di kawasan transit tersebut.
Keramaian yang tercipta turut menggerakkan perekonomian sekitar. Salah satu festival yang berlangsung di Blok M tercatat menghasilkan perputaran dampak ekonomi sekitar Rp20 miliar hingga Rp30 miliar. Sebagai gambaran perbandingan skala acara, kegiatan besar di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) diperkirakan memberi dampak ekonomi Rp70 miliar hingga Rp100 miliar per acara, dan dapat mencapai Rp200 miliar saat menghadirkan artis internasional.
Mahasiswi Tewas di Hotel Jakbar, Sempat Dicekoki Ekstasi saat Karaoke

Apek kenyamanan dan kelayakan kawasan dipantau secara berkala melalui survei kepuasan pelanggan, warga sekitar, dan mitra usaha dengan menggandeng lembaga riset independen seperti Nielsen dan Ipsos. MRT Jakarta juga bekerja sama dengan pihak eksternal untuk mengukur penurunan emisi karbon dari pengembangan kawasan berbasis transportasi umum, disamping menyalurkan tanggung jawab sosial ke masjid di sekitar kawasan dan anak-anak yatim piatu.






