berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Nasional

Rincian Anggaran dan Pelaksanaan Pelatihan Manajer Koperasi Desa

Marthen TandirerungDiterbitkan 1 Agu 2026 - 00.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rincian Anggaran dan Pelaksanaan Pelatihan Manajer Koperasi Desa
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Kementerian Pertahanan telah merilis sejumlah informasi penting yang mencakup besaran anggaran, rincian penggunaan dana, hingga jumlah peserta yang berhasil menyelesaikan pendidikan bela negara dan pelatihan manajerial calon manajer koperasi desa merah putih dan kampung nelayan merah putih. Berbagai pihak menyoroti program ini karena skala pelaksanaannya yang besar dan melibatkan puluhan ribu peserta dari berbagai daerah.

Berapa total anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk program pelatihan ini?

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan mengalokasikan dana yang sangat besar untuk menyelenggarakan pendidikan bela negara bagi para calon manajer tersebut. Total anggaran untuk program ini mencapai Rp 1,064 triliun. Anggaran senilai lebih dari satu triliun rupiah ini pada mulanya dipersiapkan secara khusus untuk membiayai kebutuhan operasional sebanyak 35.476 orang peserta. Seluruh dana tersebut dialokasikan untuk menunjang kegiatan selama 45 hari masa pelatihan berlangsung.

Bagaimana rincian penggunaan dana untuk setiap peserta yang mengikuti pelatihan?

Dengan total anggaran mencapai Rp 1,064 triliun untuk puluhan ribu peserta, rata-rata pengeluaran yang dihabiskan untuk membiayai satu orang peserta adalah sekitar Rp 30 juta. Direktur Jenderal Perencanaan Pertahanan Kementerian Pertahanan, Mayor Jenderal I Gusti Ngurah Wisnu Wardana, menjelaskan bahwa dana sebesar Rp 30 juta per orang tersebut mencakup banyak hal. Rincian penggunaannya meliputi pembiayaan seluruh tahapan seleksi, penyediaan perlengkapan perorangan lapangan seperti pakaian seragam, serta biaya pendidikan selama program berjalan. Selain itu, dana tersebut juga mencakup biaya perjalanan dinas dan pemberian uang saku kepada masing-masing peserta sebesar Rp 1,5 juta.

Baca Juga

Menyikapi Fenomena Pemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal Berdasarkan Fakta

Menyikapi Fenomena Pemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal Berdasarkan Fakta

Apakah besarnya anggaran program ini berdampak pada pemotongan dana belanja rutin pertahanan?

I Gusti Ngurah Wisnu Wardana memastikan bahwa pos anggaran untuk program pelatihan calon manajer koperasi desa dan kampung nelayan ini diajukan secara terpisah kepada Kementerian Keuangan. Oleh karena itu, penggunaan dana sebesar Rp 1,064 triliun ini sama sekali tidak memangkas alokasi belanja rutin pertahanan. Hal ini juga berarti bahwa program tersebut tidak akan mengganggu atau membebani anggaran dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) milik Kementerian Pertahanan maupun Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Kapan program ini dilaksanakan dan bagaimana pembagian materi kegiatannya?

Pendidikan bagi para calon manajer ini diselenggarakan secara intensif selama 45 hari. Masa pelaksanaannya terhitung sejak tanggal 17 Juni hingga berakhir pada 31 Juli 2026. Selama periode 45 hari tersebut, jadwal pelatihan dibagi menjadi dua fokus utama. Pada awalnya, program ini dirancang dengan 30 hari latihan dasar militer, namun kemudian format tersebut diubah menjadi pendidikan bela negara. Setelah menyelesaikan 30 hari materi bela negara, para peserta menghabiskan 15 hari sisanya untuk mengikuti pelatihan manajerial yang bertujuan membekali mereka dengan kemampuan pengelolaan koperasi.

Baca Juga

Rincian Kenaikan Tunjangan Kinerja TNI dan Pegawai Kementerian Pertahanan

Rincian Kenaikan Tunjangan Kinerja TNI dan Pegawai Kementerian Pertahanan

Berapa jumlah peserta yang hadir dan berhasil lulus dari program pelatihan ini?

Meskipun pada awalnya program ini ditargetkan untuk diikuti oleh 35.476 orang, realisasi di lapangan menunjukkan angka yang berbeda. Hanya 33.846 orang yang benar-benar hadir dan mengikuti program tersebut. Terdapat 1.369 orang dari target awal yang tercatat tidak hadir sejak program ini dibuka pada bulan lalu karena berbagai alasan. Dari puluhan ribu peserta yang hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan, calon manajer yang dinyatakan lulus pelatihan hanya berjumlah 33.785 orang.

Mengapa ada selisih antara jumlah peserta yang hadir dengan jumlah peserta yang lulus?

Selisih angka tersebut disebabkan oleh adanya peserta yang tidak dapat menyelesaikan program hingga akhir. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan Kementerian Pertahanan, Mayor Jenderal Ketut Gede Wetan Pastia, menyampaikan bahwa terdapat 61 peserta yang gugur di tengah jalan. Para peserta tersebut tidak dapat melanjutkan pelatihan dan gugur akibat mengalami masalah kesehatan hingga memutuskan untuk mengundurkan diri secara mandiri sebelum masa pelatihan selama 45 hari tersebut resmi ditutup.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

TNIKementerian PertahananKoperasi DesaBela NegaraAnggaran

Berita Terbaru Lainnya

Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan Aset Maybank Indonesia pada Semester I 2026Perkembangan Konsolidasi Asuransi BUMN dan Rencana Pembentukan Entitas Baru IFGKehadiran Daihatsu di GIIAS 2026, Peluncuran New Sigra, Terios Edisi Terbatas, dan Mobil KonsepMenyikapi Fenomena Pemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal Berdasarkan FaktaSpesifikasi dan Harga Resmi Mobil Listrik Chery Q di IndonesiaInovasi Teknologi IoT di Rumah Pembibitan Mangrove Desa Bunton CilacapLangkah Nyata Konservasi Lingkungan untuk Menghadapi Perubahan IklimStrategi dan Panduan Penguatan Kompetensi Pranata Humas Kementerian Dalam Negeri

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap