Kawasan pesisir nusantara memiliki potensi keindahan bahari yang sangat berharga dan patut dijaga kelestariannya. Sebagai wujud komitmen nyata untuk menjaga kelestarian laut Indonesia, PT Pertamina International Shipping (PIS) melaksanakan serangkaian aktivitas yang berfokus pada pemulihan ekosistem bawah laut dan edukasi masyarakat pesisir. Kegiatan ini difokuskan di Desa Pejarakan, Bali Barat, dan berlangsung pada tanggal 24 hingga 25 Juli 2026. Melalui inisiatif ini, perusahaan berupaya memberikan napas baru bagi kehidupan maritim sekaligus berbagi cerita tentang keindahan bahari nusantara kepada anak-anak di desa pesisir tersebut. Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi keberlanjutan lingkungan yang dijalankan oleh perusahaan.
Dalam upaya pemulihan ekosistem laut di Bali Barat, PIS melakukan aksi nyata berupa transplantasi terumbu karang. Secara spesifik, sebanyak 100 fragmen terumbu karang ditransplantasikan pada kedalaman 3 meter di area perairan pesisir Desa Pejarakan. Upaya restorasi ini tidak dilakukan secara sepihak, melainkan melalui kolaborasi strategis dengan lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang lingkungan, yakni Divers Clean Action (DCA), serta melibatkan Satgas Lingkungan Desa Pejarakan secara langsung. Kegiatan ini bertujuan untuk merehabilitasi struktur fisik terumbu karang yang rusak guna mengembalikan habitat alami yang ideal. Dengan pulihnya habitat tersebut, berbagai spesies laut diharapkan dapat kembali berkembang biak dan mencari makan dengan optimal.
Mengingat keberhasilan transplantasi terumbu karang sangat bergantung pada perawatan pasca-penanaman, program ini juga mencakup mekanisme pengawasan berkala yang ketat. Satgas Lingkungan Desa Pejarakan akan melakukan pemantauan rutin setiap 3 bulan sekali untuk memastikan keberlanjutan dan kelangsungan hidup fragmen karang yang telah ditanam. Pemulihan terumbu karang ini tidak hanya berpotensi memperbaiki ekosistem laut, tetapi juga diproyeksikan memberikan dampak sosial-ekonomi yang positif bagi masyarakat setempat. Ekosistem laut yang sehat diyakini dapat menguatkan sektor pariwisata bawah laut, yang selama ini menjadi salah satu tumpuan perekonomian warga lokal. Secara akumulatif, melalui program Marine Biodiversity, PIS telah berhasil menanam sebanyak 3.725 fragmen terumbu karang di berbagai wilayah perairan Indonesia.
Bocah 14 Tahun di Yogya Curi Rp 200 Ribu dari Kotak Infak, Takmir Masjid Maafkan

Selain berfokus pada perbaikan fisik ekosistem bawah laut, perusahaan juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah pesisir, khususnya bagi anak-anak usia dini. Melalui program edukasi maritim bernama Ocean LiteraSEA, yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, PIS berupaya membangun kapasitas generasi muda. Program ini menghadirkan edukasi literasi bahari yang interaktif berbasis storytelling, sehingga materi tentang kelautan lebih mudah dipahami dan diminati oleh anak-anak. Di samping memberikan edukasi, program Ocean LiteraSEA juga diwujudkan melalui penyaluran bantuan fasilitas dan sarana pendukung pendidikan kelautan bagi anak-anak di Desa Pejarakan.
Langkah komprehensif yang memadukan restorasi lingkungan dan edukasi ini dirancang secara khusus untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG). Upaya pemulihan terumbu karang secara langsung mendukung pencapaian SDG 14, yakni Life Below Water. Sementara itu, untuk memperkuat akses pendidikan bagi komunitas pesisir, PIS merangkul yayasan pesisir setempat guna menghadirkan sarana pendidikan dan fasilitas umum yang layak. Langkah kolaboratif ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian SDG 4, yakni Quality Education. Pjs. Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menegaskan bahwa upaya melestarikan laut harus dilakukan dengan merangkul masyarakat pesisir dan menanamkan kecintaan terhadap laut sejak dini kepada para calon penerus masa depan.
BGN Perkuat Regulasi MBG, 4 Aturan Turunan Perpres soal Tata Kelola Disiapkan

Lebih lanjut, inisiatif ini menekankan pandangan bahwa keberlanjutan bisnis dan pelestarian alam dapat berjalan beriringan. Melalui sinergi antara PIS, Divers Clean Action, dan masyarakat lokal Desa Pejarakan, program restorasi dan edukasi maritim ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi pemulihan ekosistem maritim di Indonesia. Kehadiran program Ocean LiteraSEA dan penanaman terumbu karang ini tidak sekadar bertujuan memulihkan alam, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan generasi peduli laut yang kelak mampu memberdayakan masyarakat pesisir secara mandiri dan berkelanjutan.






