Ketegangan geopolitik global kembali melambungkan pundi-pundi korporasi energi dunia. Sepanjang kuartal kedua tahun 2026, lima raksasa minyak dan gas (migas) global berhasil membukukan keuntungan fantastis di tengah gejolak konflik internasional. Namun, lonjakan laba ini justru memicu ketegangan politik baru di Amerika Serikat, di mana Donald Trump melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan harga yang diterapkan oleh perusahaan-perusahaan tersebut.








