berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Bisnis

Bidik Pasar Properti Australia, Pengusaha RI Ini Beberkan Alasannya

Usat BalangDiterbitkan 10 Agu 2026 - 18.51 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bidik Pasar Properti Australia, Pengusaha RI Ini Beberkan Alasannya
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Peluang investasi di luar negeri kini semakin menarik perhatian para pelaku usaha asal Indonesia yang ingin melebarkan sayap bisnisnya. Salah satu langkah konkret ditunjukkan oleh Chandra Leonardi, Chief Executive Officer Capital Value International Group (CVIG), yang memilih membangun bisnis pengembangan properti di Sydney, Australia. Melalui pertemuan di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, pada Senin, 10 Agustus 2026, ia membagikan pengalaman serta langkah-langkah strategis bagi para pengusaha tanah air yang ingin mengikuti jejaknya.

Ketertarikan untuk membidik pasar properti Australia ini didorong oleh karakteristik kota Sydney yang sangat dinamis. Status Sydney sebagai kota global membuat permintaan terhadap hunian dan properti komersial terus tumbuh stabil. Pasar di kota ini tidak hanya ditopang oleh penduduk lokal, melainkan juga didorong oleh minat tinggi dari investor luar negeri serta para pendatang dari berbagai negara yang terus mengalir masuk. Daya tarik pasar internasional inilah yang menjadi alasan utama mengapa ekspansi ke wilayah ini dinilai sangat prospektif.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Namun, di balik potensi keuntungan yang besar, para pengembang harus siap menghadapi sistem regulasi Australia yang sangat ketat dan kompleks. Proses perizinan pembangunan di Sydney menuntut ketelitian tinggi dan kesabaran ekstra. Sebagai gambaran, untuk memperoleh Development Application (DA) Approval pada proyek terbaru CVIG di kawasan Roselands, waktu pengurusannya dapat memakan waktu berkisar antara 18 hingga 24 bulan. Tantangan ini ditambah dengan pengawasan ketat dari pemerintah lokal atau council yang kerap mengajukan keberatan mendetail, mulai dari urusan lebar akses jalan, manajemen lalu lintas kendaraan di sekitar lokasi, hingga analisis khusus mengenai keberadaan pohon di area pembangunan.

Baca Juga

IHSG Merosot ke 6.356 Awali Pekan Ini

IHSG Merosot ke 6.356 Awali Pekan Ini

Untuk menavigasi aturan yang rumit tersebut, langkah pertama yang wajib diambil adalah membangun kemitraan dengan para ahli lokal. Dalam proyeknya, CVIG berkolaborasi dengan kurang lebih 16 konsultan yang memiliki spesialisasi berbeda-beda. Peran para konsultan ini sangat krusial untuk menyusun laporan teknis dan memastikan seluruh perencanaan serta pelaksanaan konstruksi benar-benar sejalan dengan Australian Building Standard. Tanpa pemenuhan standar yang ketat ini, proyek pembangunan dipastikan akan terhambat atau bahkan tidak mendapat izin jalan.

Langkah berikutnya adalah menentukan jenis properti yang akan dibangun dengan mempertimbangkan efisiensi waktu. Chandra Leonardi menyarankan untuk lebih memilih pembangunan rumah tapak atau landed house dibandingkan dengan proyek gedung bertingkat tinggi (high-rise). Dari segi durasi konstruksi, rumah tapak dapat diselesaikan jauh lebih cepat, yaitu sekitar 12 hingga 16 bulan. Sementara itu, proyek high-rise biasanya membutuhkan waktu pembangunan yang lebih lama, berkisar antara 24 hingga 30 bulan. Kecepatan waktu konstruksi ini sangat penting untuk menjaga arus kas dan meminimalkan risiko ketidakpastian pasar.

Baca Juga

OJK Sebut Danantara Berpeluang Pegang Saham BEI di Atas Batas

OJK Sebut Danantara Berpeluang Pegang Saham BEI di Atas Batas

Langkah terakhir adalah melakukan konsolidasi lahan dan merancang portofolio produk yang seimbang. Pada proyek di Roselands, CVIG menggabungkan dua properti menjadi satu hamparan lahan seluas hampir 2.000 meter persegi untuk membangun tujuh unit townhouse. Dengan harga rata-rata per unit yang diperkirakan mencapai Rp30 miliar, strategi penjualan yang diterapkan adalah melepas empat unit ke pasar untuk mendapatkan pengembalian modal cepat, sedangkan tiga unit sisanya dipertahankan sebagai portofolio investasi jangka panjang perusahaan demi menghasilkan pendapatan berulang.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Merosot ke 6.356 Awali Pekan IniOJK Sebut Danantara Berpeluang Pegang Saham BEI di Atas BatasBPA Kejaksaan Gelar Lelang Serentak Barang Rampasan 2026, Limit Terendah Mulai Rp 3 RibuTahapan Telkom Mengoptimalkan Bisnis Wholesale Connectivity Melalui Spin-Off InfraCo Tahap 2Kemitraan Strategis Bank Jakarta dan Persija Jakarta Musim 2026/2027Anak-Anak Jakarta Utara Tumbuh dalam Kepungan PanasPencalonan Destry Damayanti Sebagai Gubernur Bank IndonesiaPotensi BPI Danantara Menjadi Pemegang Saham BEI dan Persiapan Aturan OJK

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026