berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Bisnis

OJK Sebut Danantara Berpeluang Pegang Saham BEI di Atas Batas

Ance RundenganDiterbitkan 10 Agu 2026 - 19.45 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
OJK Sebut Danantara Berpeluang Pegang Saham BEI di Atas Batas
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mengungkapkan bahwa Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara berpeluang untuk dapat memegang saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melebihi batas maksimal yang telah ditentukan. Peluang berharga ini terbuka bagi Danantara seiring dengan langkah perampungan skema demutualisasi BEI yang tengah dilakukan oleh pihak otoritas. Dengan selesainya skema tersebut, struktur kepemilikan bursa akan mengalami penyesuaian baru.

Pernyataan penting mengenai peluang kepemilikan saham ini disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi. Penjelasan tersebut dipaparkan oleh Hasan usai menghadiri acara Peringatan HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia serta Peluncuran ETF Emas. Adapun kegiatan tersebut diselenggarakan di Gedung BEI, Jakarta Selatan, pada hari Senin (10/8).

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Dalam keterangannya, Hasan menjelaskan bahwa draf Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) mengenai demutualisasi bursa nantinya bakal menetapkan plafon pembatasan kepemilikan saham secara umum. Penetapan batas maksimal ini sengaja dilakukan oleh OJK demi mencegah hadirnya pemegang saham pengendali di dalam struktur BEI yang baru. Kendati ada pembatasan umum, OJK menyatakan tetap membuka ruang persetujuan khusus bagi lembaga tertentu yang bertindak sebagai mitra strategis, termasuk Danantara, agar dapat memiliki kepemilikan saham melebihi angka batasan normal tersebut.

Namun demikian, OJK menegaskan bahwa pemberian izin khusus tersebut tidak akan dilakukan secara instan. Penelaahan secara ketat akan tetap dilakukan terlebih dahulu sebelum OJK menerbitkan izin khusus untuk porsi kepemilikan saham di atas batas normal tersebut. Pada saat proses pengajuan nanti, OJK tentu akan meminta dokumen rencana bisnis yang merinci apa sebenarnya motif di balik keinginan lembaga tersebut untuk memiliki saham dalam jumlah yang cukup signifikan.

Baca Juga

Kinerja PT Timah (TINS) Melonjak di Semester I-2026, Laba Bersih Capai Rp2,71 Triliun

Kinerja PT Timah (TINS) Melonjak di Semester I-2026, Laba Bersih Capai Rp2,71 Triliun

Upaya pengawasan dan penelaahan yang ketat ini sengaja dilakukan oleh OJK untuk memastikan bahwa kehadiran investor strategis di dalam bursa dapat memberikan dampak yang positif. OJK ingin memastikan kehadiran investor strategis tersebut mampu mendatangkan manfaat nyata bagi modernisasi bursa, memperluas kemitraan strategis dengan bursa-bursa di tingkat global, serta memperkuat kapasitas pengembangan industri pasar modal di masa depan.

Terkait peluang ini, Danantara dinilai memiliki fleksibilitas yang lebih tinggi untuk berpartisipasi sejak awal dalam kepemilikan saham bursa. Fleksibilitas Danantara ini tergolong lebih tinggi jika dibandingkan dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Bank Indonesia (BI). Hal tersebut dikarenakan Kemenkeu dan BI masih membutuhkan proses penyesuaian mekanisme penganggaran internal masing-masing sebelum dapat ikut berpartisipasi.

Selain memiliki fleksibilitas penganggaran yang lebih luwes, Danantara juga telah dibekali dengan aktivitas investasi di dalam struktur lembaganya sendiri. Tidak hanya itu, nama Danantara juga telah secara eksplisit tercantum di dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 sebagai salah satu pihak yang berhak untuk memiliki saham BEI pasca-demutualisasi tersebut dilaksanakan.

Baca Juga

OJK Kaji Skema dan Regulasi Program Wakaf Saham Istiqlal

OJK Kaji Skema dan Regulasi Program Wakaf Saham Istiqlal

Dalam rangka mempersiapkan kepemilikan saham ini, OJK telah memulai pembicaraan awal dengan mengundang pihak-pihak terkait. OJK telah mengundang Danantara, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Bank Indonesia (BI) untuk bersama-sama melihat serta mengeksplorasi potensi menjadi pemegang saham bursa di luar anggota bursa yang sudah ada.

Terkait perkembangan terkini dari rencana tersebut, pihak Danantara mengungkapkan bahwa proses demutualisasi atau perubahan status kepemilikan BEI saat ini memang masih terus berjalan. OJK pun akan terus memantau proses tersebut untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan rencana regulasi yang tengah disusun.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

DanantaraBursa Efek IndonesiaOJK

Berita Terbaru Lainnya

Berkas Perkara Korupsi Tiga Mantan Pejabat Perumda BPR Bank Cirebon Siap Dilimpahkan ke PengadilanEmpat ABK KM Samudra Jaya Kelautan yang Hilang Kontak Ditemukan Selamat di MalaysiaKinerja PT Timah (TINS) Melonjak di Semester I-2026, Laba Bersih Capai Rp2,71 TriliunOJK Kaji Skema dan Regulasi Program Wakaf Saham IstiqlalStrategi Perusahaan IT Menggenjot Adaptasi Teknologi dan Kecerdasan BuatanIHSG Merosot ke 6.356 Awali Pekan IniBPA Kejaksaan Gelar Lelang Serentak Barang Rampasan 2026, Limit Terendah Mulai Rp 3 RibuTahapan Telkom Mengoptimalkan Bisnis Wholesale Connectivity Melalui Spin-Off InfraCo Tahap 2

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026