berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Bisnis

Tahapan Telkom Mengoptimalkan Bisnis Wholesale Connectivity Melalui Spin-Off InfraCo Tahap 2

Slamet PrabowoDiterbitkan 10 Agu 2026 - 19.16 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tahapan Telkom Mengoptimalkan Bisnis Wholesale Connectivity Melalui Spin-Off InfraCo Tahap 2
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus melakukan langkah strategis dalam menata portofolio infrastrukturnya demi mengoptimalkan bisnis konektivitas. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah melalui aksi korporasi berupa Spin-Off InfraCo Tahap 2. Nilai transaksi dari proses pemisahan tahap kedua ini mencapai angka yang sangat signifikan, yakni sebesar Rp 49,9 triliun. Melalui aksi korporasi ini, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia), yang merupakan operating company dari Telkom, resmi diposisikan sebagai pilar utama dalam menjalankan bisnis wholesale connectivity. Sebelumnya, proses pemisahan ini telah dimulai dengan Spin-Off InfraCo Tahap 1 yang secara efektif berlaku sejak bulan Januari 2026. Dalam struktur kepemilikan entitas ini, Telkom memegang kendali penuh sebagai pemilik saham mayoritas dengan porsi kepemilikan mencapai lebih dari 99 persen di InfraNexia.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Pemisahan ini bukan sekadar reorganisasi biasa, melainkan bagian dari langkah besar Telkom Group dalam mengakselerasi strategi TLKM 30. Secara khusus, langkah ini berfokus pada pilar 'unlock value' melalui percepatan monetisasi aset infrastruktur yang bernilai tinggi. Aset-aset bernilai tinggi yang dikelola dan dimonetisasi ini mencakup data center, tower, serta jaringan fiber. Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menjelaskan bahwa langkah strategis melalui Spin-Off InfraCo Tahap 2 ini sangat selaras dengan inisiatif Danantara Asset Management yang berfokus pada konsolidasi aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Untuk memastikan tata kelola yang baik, seluruh proses transaksi dalam pemisahan ini dipastikan telah memenuhi ketentuan hukum serta regulasi yang berlaku di Indonesia, termasuk peraturan resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga

Kinerja PT Timah (TINS) Melonjak di Semester I-2026, Laba Bersih Capai Rp2,71 Triliun

Kinerja PT Timah (TINS) Melonjak di Semester I-2026, Laba Bersih Capai Rp2,71 Triliun

Dari sisi operasional, pengalihan aset ini akan memberikan dampak yang sangat besar bagi kapasitas bisnis InfraNexia. Melalui proses spin-off ini, InfraNexia akan memiliki dan mengendalikan lebih dari 90 persen dari total aset infrastruktur jaringan yang sebelumnya dimiliki secara langsung oleh Telkom. Pengalihan kepemilikan aset berskala besar ini mencakup berbagai komponen vital yang mendukung konektivitas nasional. Komponen-komponen tersebut meliputi jaringan akses yang langsung terhubung ke pelanggan, core backbone sebagai tulang punggung transmisi data, hingga berbagai infrastruktur pendukung lainnya yang menopang kelancaran operasional jaringan di seluruh wilayah.

Dengan pengalihan aset tersebut, InfraNexia kini memikul tanggung jawab besar dalam mengelola infrastruktur transmisi serat optik di tanah air. Tercatat, InfraNexia akan mengelola sekitar 112.000 kilometer jaringan fiber optik yang membentang luas. Dari total jaringan tersebut, di dalamnya sudah termasuk sekitar 26.000 kilometer Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) domestik yang menghubungkan berbagai pulau di seluruh penjuru Indonesia. Langkah pemisahan bisnis wholesale connectivity yang dilakukan oleh Telkom ini sebenarnya bukan hal baru di industri telekomunikasi global. Model bisnis serupa juga telah sukses diimplementasikan oleh sejumlah operator internasional terkemuka, seperti Telstra, Telecom Italia (TIM), CETIN, Telenor, Telef贸nica, dan KPN.

Baca Juga

OJK Kaji Skema dan Regulasi Program Wakaf Saham Istiqlal

OJK Kaji Skema dan Regulasi Program Wakaf Saham Istiqlal

Untuk memaksimalkan potensi aset yang luar biasa tersebut, InfraNexia telah menyiapkan portofolio layanan wholesale yang komprehensif guna memenuhi kebutuhan pasar. Direktur Utama InfraNexia, Lukman Hakim Abd. Rauf, menegaskan bahwa layanan utama yang ditawarkan oleh perusahaan mencakup 5G backhaul, wholesale network, FTTx, hingga penyediaan berbagi infrastruktur pasif atau passive infrastructure sharing. Tidak hanya itu, InfraNexia juga tengah melakukan akselerasi program modernisasi jaringan (network modernization) serta mendorong implementasi teknologi autonomous networks untuk efisiensi yang lebih tinggi. Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menambahkan bahwa seluruh inisiatif ini merupakan wujud nyata dari penataan portofolio Telkom Group demi membangun bisnis infrastruktur digital yang kuat dan berkelanjutan di masa depan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Telkom

Berita Terbaru Lainnya

Empat ABK KM Samudra Jaya Kelautan yang Hilang Kontak Ditemukan Selamat di MalaysiaKinerja PT Timah (TINS) Melonjak di Semester I-2026, Laba Bersih Capai Rp2,71 TriliunOJK Kaji Skema dan Regulasi Program Wakaf Saham IstiqlalStrategi Perusahaan IT Menggenjot Adaptasi Teknologi dan Kecerdasan BuatanIHSG Merosot ke 6.356 Awali Pekan IniOJK Sebut Danantara Berpeluang Pegang Saham BEI di Atas BatasBPA Kejaksaan Gelar Lelang Serentak Barang Rampasan 2026, Limit Terendah Mulai Rp 3 RibuKemitraan Strategis Bank Jakarta dan Persija Jakarta Musim 2026/2027

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026