PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus melakukan langkah strategis dalam menata portofolio infrastrukturnya demi mengoptimalkan bisnis konektivitas. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah melalui aksi korporasi berupa Spin-Off InfraCo Tahap 2. Nilai transaksi dari proses pemisahan tahap kedua ini mencapai angka yang sangat signifikan, yakni sebesar Rp 49,9 triliun. Melalui aksi korporasi ini, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia), yang merupakan operating company dari Telkom, resmi diposisikan sebagai pilar utama dalam menjalankan bisnis wholesale connectivity. Sebelumnya, proses pemisahan ini telah dimulai dengan Spin-Off InfraCo Tahap 1 yang secara efektif berlaku sejak bulan Januari 2026. Dalam struktur kepemilikan entitas ini, Telkom memegang kendali penuh sebagai pemilik saham mayoritas dengan porsi kepemilikan mencapai lebih dari 99 persen di InfraNexia.








