Pelaku usaha yang sedang merintis bisnis kini dapat mempelajari pembuatan konten promosi secara mandiri melalui pelatihan bertajuk Capcut Mastery Class. Program ini mengajarkan cara membuat video produk yang menarik perhatian di media sosial hanya dengan menggunakan ponsel (HP) dan aplikasi gratis, tanpa memerlukan bantuan jasa editor profesional.
Panduan Praktis dari Praktisi Berpengalaman
Kelas ini dipandu langsung oleh Restu Trio Kumara, S.Ak, yang menjabat sebagai Executive Multimedia di PT Lampung Cerdas Mendunia. Pemateri memiliki pengalaman di dunia digital dengan perolehan lebih dari 265.000 pengikut serta lebih dari 30 juta tayangan di media sosial.
Program ini dirancang terbuka bagi pemula karena peserta tidak diwajibkan memiliki pengalaman editing sebelumnya. Seluruh materi pembelajaran disusun dari tingkat dasar untuk memudahkan pemilik usaha memahami setiap tahapan produksi visual.
PT Pos Gagal Bayar Bunga Obligasi, Fitch Pangkas Peringkat Utang Jadi C

Materi dan Fasilitas Pembelajaran
Kurikulum pelatihan berfokus pada praktik nyata dalam pembuatan konten video promosi produk. Beberapa poin utama yang diajarkan meliputi:
- Cara menentukan konsep video produk yang tepat.
- Teknik editing simpel menggunakan aplikasi CapCut.
- Cara membuat pembuka (opening) video yang mampu menghentikan audiens agar tidak menggulir layar pada detik-detik pertama.
Selain materi video pelatihan, peserta juga mendapatkan bonus e-book berjudul "Cara Nentuin Niche dan Dapet 1.000 Follower Pertama". Buku panduan elektronik ini ditujukan untuk membantu peserta menata strategi konten toko mereka sejak tahap awal.
Dua Dirjen Kemenkeu Minta Perombakan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan

Akses Kelas dan Pendaftaran
Capcut Mastery Class disajikan dalam format video rekaman yang dapat diakses secara online melalui Lampung Cerdas di detikevent. Periode ketersediaan materi rekaman berlangsung mulai Kamis, 30 April 2026 hingga Jumat, 30 April 2027.
Informasi mengenai harga serta ketersediaan kelas dapat diperiksa langsung di laman resmi detikevent sebelum batas akhir akses pada 23 Desember 2026.






