Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang untuk kembali menguat pada perdagangan hari Kamis (13/8). Peluang penguatan ini hadir setelah IHSG mencatatkan kinerja positif pada sesi sebelumnya. IHSG resmi ditutup pada level 6.373 pada perdagangan hari Rabu (12/8) sore, setelah berhasil mengalami kenaikan sebesar 105,96 poin atau setara dengan 1,69 persen jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan pada hari sebelumnya. Berdasarkan data yang dirilis oleh RTI Infokom, aktivitas perdagangan pasar saham menunjukkan bahwa para investor melakukan transaksi dengan total nilai mencapai Rp17,37 triliun. Adapun jumlah saham yang diperdagangkan selama sesi tersebut tercatat sebanyak 34,41 miliar saham. Selain itu, pergerakan harga saham pada penutupan perdagangan kemarin mencatat perincian di mana sebanyak 452 saham tercatat mengalami penguatan, 175 saham mengalami koreksi, dan sebanyak 168 saham sisanya berada dalam posisi stagnan.
Pergerakan indeks pada hari Kamis (13/8) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan kenaikan. Analis dari Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, memperkirakan bahwa indeks saham masih terbuka untuk melanjutkan fase rebound pada perdagangan hari ini. Kendati demikian, Ivan Rosanova memberikan catatan penting bahwa penguatan IHSG tersebut diperkirakan masih bersifat terbatas. Menurut penjelasan dari Ivan Rosanova, jika IHSG mampu menembus level 6.422, maka indeks saham memiliki potensi besar untuk melanjutkan tren kenaikannya menuju target level 6.545. Namun sebaliknya, Ivan Rosanova juga menegaskan bahwa selama IHSG masih bertahan atau berada di bawah level 6.422, penguatan yang terjadi pada pergerakan indeks diperkirakan masih bersifat sementara saja.
Untuk mengantisipasi arah pergerakan pasar saham pada perdagangan hari Kamis (13/8), Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas telah memetakan beberapa titik krusial berupa level support dan resistance. Dalam riset harian yang disampaikannya, Ivan Rosanova memprediksi bahwa IHSG akan bergerak pada beberapa kisaran level support, yaitu di 6.194, 6.092, 6.025, dan 5.887. Sementara itu, untuk rentang pergerakan ke atas, Ivan Rosanova memprediksi level resistance IHSG berada di posisi 6.422, 6.545, 6.700, serta level 6.835. Pemetaan level teknikal ini menjadi acuan penting dalam mengukur sejauh mana indeks dapat bergerak menguat atau tertahan pada perdagangan hari ini.
Aksi Borong Emas Dunia dan Kenaikan Harganya Menurut Ekonom Senior INDEF

Pandangan lain mengenai pergerakan indeks pada perdagangan Kamis (13/8) juga datang dari MNC Sekuritas. Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan bahwa IHSG masih memiliki dua skenario pergerakan yang dapat terjadi pada perdagangan hari ini. Menurut keterangan Herditya Wicaksana dalam riset hariannya, dalam skenario terbaik, IHSG berpotensi untuk menguat menuju ke kisaran area 6.440 sampai dengan 6.544. Akan tetapi, para pelaku pasar juga perlu mewaspadai skenario sebaliknya. Herditya Wicaksana menyebutkan bahwa pada skenario terburuk, IHSG berisiko mengalami koreksi dan turun ke kisaran rentang level 5.890 hingga 6.192.
Guna melengkapi analisis teknikal pergerakan indeks, Herditya Wicaksana juga telah menetapkan estimasi kisaran level support dan resistance IHSG untuk perdagangan hari Kamis (13/8). Herditya Wicaksana memproyeksikan IHSG akan bergerak dalam rentang level support yang berada di titik 6.201 dan 6.029. Di sisi lain, Herditya Wicaksana memproyeksikan rentang level resistance IHSG akan berada di posisi 6.454 dan 6.599. Penentuan rentang ini memberikan batas acuan teknikal tambahan bagi pasar dalam mencermati titik-titik balik pergerakan indeks sepanjang sesi perdagangan berlangsung.
Daftar 10 Saham Indonesia yang Didepak dari Indeks MSCI per 31 Agustus 2026

Selain memberikan proyeksi mengenai arah pergerakan IHSG, para analis juga menyertakan rekomendasi sejumlah saham pilihan yang dapat dicermati oleh investor pada perdagangan Kamis (13/8). Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, merekomendasikan saham ANTM, INDF, dan MBMA untuk diperhatikan. Sementara itu, Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, turut merekomendasikan sejumlah saham yang berbeda untuk pilihan perdagangan hari ini, yaitu saham BRPT, EXCL, TINS, serta UNVR. Kombinasi rekomendasi ini melengkapi pandangan teknikal IHSG yang ditopang oleh kinerja penutupan Rabu (12/8) di level 6.373 serta transaksi sebesar Rp17,37 triliun.






