Dua tentara Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) tewas dalam insiden kecelakaan maut setelah helikopter serang AH-64 Apache jatuh di sebuah ladang di kawasan Salado, Texas. Peristiwa mengenaskan tersebut terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026 waktu setempat. Helikopter serang AH-64 Apache yang terlibat dalam kecelakaan hebat ini diketahui berpangkalan di Fort Hood, Texas. Setelah terjatuh di area ladang tersebut, helikopter militer ini berada dalam keadaan terbakar hingga memicu kobaran api di lokasi kejadian.
Kantor Sheriff Bell County mengonfirmasi kronologi awal penerimaan informasi terkait musibah kecelakaan udara tersebut. Pihak Kantor Sheriff Bell County mengatakan bahwa para petugas menerima panggilan darurat 911 pada sekitar pukul 13.30 waktu setempat. Setelah menerima panggilan darurat tersebut, petugas mendatangi lokasi kecelakaan di Salado dan menemukan helikopter Apache telah jatuh serta terbakar. Juru bicara Kantor Sheriff Bell County, Cliff Coleman, memberikan keterangan kepada wartawan dengan menyatakan, "Helikopter itu jatuh di sebuah ladang, dan terlihat jelas bahwa itu adalah kecelakaan yang hebat."
Setelah tim penanganan tiba di lokasi, kedua tentara Angkatan Darat AS yang berada di dalam helikopter serang tersebut dievakuasi dari tempat kejadian. Kedua prajurit tersebut kemudian dibawa ke Pusat Medis Angkatan Darat Carl R. Darnall untuk mendapatkan tindakan medis. Namun, kedua tentara tersebut akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah dievakuasi ke fasilitas medis Angkatan Darat tersebut. Pihak militer masih menahan informasi mengenai identitas kedua tentara yang tewas tersebut karena proses pemberitahuan kepada keluarga terdekat masih berlangsung.
Arab Saudi Alihkan Ekspor Minyak ke Mediterania via Pipa Mesir Hindari Risiko Laut Merah

Pihak otoritas Fort Hood secara resmi mengonfirmasi bahwa helikopter yang jatuh di ladang Salado, Bell County, adalah pesawat udara tipe AH-64 Apache yang sedang menjalankan operasi militer. Secara teknis, AH-64 Apache merupakan sebuah helikopter serang bermesin ganda yang memiliki empat bilah rotor. Helikopter ini memang dirancang khusus oleh militer sebagai sebuah platform tempur udara serta peluncur berbagai persenjataan.
Gubernur Texas, Greg Abbott, turut memberikan konfirmasi mengenai insiden maut tersebut melalui sebuah pernyataan yang diunggah pada platform X. Dalam unggahan tersebut, Greg Abbott menyampaikan, "Hari ini, sebuah helikopter Apache jatuh di Bell County saat operasi Fort Hood berlangsung, menewaskan dua anggota militer kita." Konfirmasi dari Gubernur Texas tersebut menegaskan bahwa kecelakaan helikopter di Bell County ini menelan korban jiwa dari kalangan prajurit militer yang sedang bertugas.
Promo Semarak Merdeka MyPertamina Beri Diskon Isi Ulang Bright Gas hingga Rp8.100

Dampak dari kecelakaan helikopter AH-64 Apache tersebut juga memicu terjadinya kebakaran besar yang menghanguskan area lahan di sekitar tempat kejadian perkara. Kobaran api yang meluas di area lahan membuat pihak berwenang mengambil langkah antisipasi keselamatan. Sejumlah wilayah di sekitar lokasi kecelakaan harus dievakuasi sebagai langkah pencegahan bagi para warga setempat. Kendati demikian, tidak ada bangunan yang dilaporkan mengalami kerusakan dan tidak terdapat korban cedera tambahan akibat insiden jatuhnya helikopter ini.
Dalam rangka menangani situasi darurat di tempat kejadian, tim pemadam kebakaran, personel militer, dan aparat penegak hukum dikerahkan secara bersama-sama ke lokasi kecelakaan. Seluruh unsur gabungan tersebut bertindak untuk mengendalikan situasi darurat serta mengamankan kawasan yang terdampak oleh benturan helikopter dan kebakaran. Sementara itu, untuk mengungkap penyebab pasti di balik insiden tragis ini, penyelidikan kecelakaan helikopter kini dipimpin oleh Divisi Investigasi Kriminal Fort Hood.






