PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) telah merampungkan pengerjaan tiga jalur pipa penyalur bawah laut dengan total panjang mencapai 21,24 kilometer. Pembangunan infrastruktur energi ini merupakan bagian yang terintegrasi di dalam program Pipeline Renew and Replacement Project (PRRP). Proyek pembaruan pipa bawah laut ini dirancang dan ditujukan secara khusus untuk menjaga tingkat keandalan produksi minyak dan gas bumi (migas) di wilayah operasi lepas pantai, sekaligus untuk meminimalisasi berbagai risiko gangguan operasional yang mungkin terjadi. Melalui langkah proaktif ini, integritas fasilitas pipa penyalur bawah laut dapat terus terjaga secara berkelanjutan.
Penyelesaian pengerjaan ketiga jalur pipa bawah laut tersebut berhasil direalisasikan pada semester I tahun 2026. Tiga jalur pipa penyalur yang telah rampung dikerjakan ini meliputi jalur UWJ-B1C, jalur EF-EA, serta jalur BG-BC. Setiap jalur pipa tersebut memiliki peran yang sangat strategis dalam menghubungkan dan mengamankan aliran produksi migas di wilayah perairan lepas pantai. Secara lebih rinci, jalur pipa UWJ-B1C berfungsi untuk menghubungkan aliran hasil produksi dari area Uniform menuju ke area Bravo. Di sisi lain, keberadaan jalur pipa EF-EA ditujukan untuk mengamankan sistem penyaluran energi di area Echo. Sementara itu, jalur pipa ketiga, yaitu BG-BC, berlokasi di area Bravo untuk memperkuat infrastruktur penyaluran di titik tersebut.








