berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Pertanian

Program Benih Unggul Gratis Kementerian Pertanian untuk Pengembangan Perkebunan Nasional

Sri NugrohoDiterbitkan 31 Jul 2026 - 01.03 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Program Benih Unggul Gratis Kementerian Pertanian untuk Pengembangan Perkebunan Nasional
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian terus mempercepat penguatan sektor perkebunan nasional. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah menyiapkan program penyediaan benih unggul secara gratis. Program yang diinisiasi langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ini menargetkan pengembangan lahan perkebunan seluas 870 ribu hektare di seluruh wilayah Indonesia. Langkah penyediaan benih gratis ini merupakan bagian integral dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan produktivitas hasil perkebunan sekaligus mendorong dan memastikan kesejahteraan para petani di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam pelaksanaan di lapangan, program pengembangan perkebunan ini memfokuskan perhatian pada komoditas perkebunan prioritas yang memiliki nilai strategis bagi ekonomi nasional. Komoditas-komoditas yang menjadi target pengembangan tersebut meliputi kelapa, tebu, kakao, kopi, jambu mete, pala, dan lada. Penyaluran benih unggul secara cuma-cuma ini akan menyasar total area seluas 870 ribu hektare secara nasional. Fokus utama pada komoditas-komoditas unggulan ini dirancang guna memastikan efektivitas penanaman serta memberikan dampak langsung bagi peningkatan produktivitas pertanian nasional secara berkelanjutan.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Distribusi benih unggul gratis ini tidak dilakukan secara seragam di semua wilayah, melainkan didasarkan pada sejumlah kriteria teknis dan pertimbangan sosial. Kementerian Pertanian menetapkan bahwa pembagian benih akan disesuaikan dengan kesesuaian agroklimat atau kondisi iklim dan tanah di wilayah setempat. Selain itu, faktor budaya bertanam masyarakat setempat serta potensi pengembangan komoditas di masing-masing wilayah juga menjadi pertimbangan utama. Pendekatan ini bertujuan agar setiap komoditas dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi para petani.

Baca Juga

Mensesneg Pastikan Presiden Prabowo Belum Berencana Reshuffle Kabinet Awal Agustus

Mensesneg Pastikan Presiden Prabowo Belum Berencana Reshuffle Kabinet Awal Agustus

Sebagai tindak lanjut dari kriteria tersebut, daerah-daerah yang masyarakatnya sudah memiliki kebiasaan dan budaya menanam komoditas tertentu akan mendapatkan prioritas utama dalam menerima bantuan benih ini. Kementerian Pertanian mencontohkan, untuk komoditas kelapa, benih akan diprioritaskan bagi daerah yang masyarakatnya terbiasa menanam kelapa. Sementara itu, untuk komoditas tebu, penyalurannya akan difokuskan pada daerah yang memiliki pabrik gula sehingga proses pengembangan dan pengolahannya menjadi lebih optimal dan terintegrasi.

Guna memastikan kesiapan pasokan benih unggul yang akan dibagikan kepada para petani, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan peninjauan langsung ke fasilitas pembibitan atau nursery kelapa yang terletak di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah. Fasilitas pembibitan di Kabupaten Batang ini memiliki total luas area yang mencapai 15 hektare. Area tersebut secara khusus terbagi menjadi kawasan pembenihan seluas 3 hektare dan kawasan kebun induk seluas 6 hektare yang berfungsi sebagai sumber utama penghasil benih unggul. Selain itu, lokasi pembibitan ini juga digunakan sebagai tempat pembesaran tanaman kelapa di dalam wadah polibag sebelum bibit-bibit tersebut siap didistribusikan.

Di dalam area kebun induk seluas 6 hektare tersebut, telah ditanam tiga varietas unggul kelapa dengan pembagian lahan masing-masing seluas 2 hektare. Ketiga varietas unggul tersebut adalah Kelapa Genjah Entog Kebumen, Kelapa Genjah Pandan Wangi, dan Kelapa Dalam Bido. Saat ini, fasilitas pembibitan di Kabupaten Batang sedang mempersiapkan total 25.196 batang tanaman kelapa yang akan segera disalurkan. Persediaan puluhan ribu batang tanaman kelapa ini diharapkan mampu memenuhi sebagian kebutuhan program perkebunan nasional.

Baca Juga

Pemasangan 41 Kamera Pengawas di Kabupaten Jayawijaya untuk Pantau ASN dan Ruang Publik

Pemasangan 41 Kamera Pengawas di Kabupaten Jayawijaya untuk Pantau ASN dan Ruang Publik

Rincian persediaan tanaman kelapa yang tengah dipersiapkan di fasilitas tersebut sangat beragam. Terdapat persediaan Kelapa Dalam Bali sebanyak 6.173 batang, Kelapa Dalam Bojong Bulat sebanyak 8.226 batang, serta Kelapa Genjah Entog Kebumen sebanyak 7.880 batang. Selain itu, terdapat pula varietas kopyor yang disiapkan secara khusus, yang terdiri atas Kelapa Genjah Coklat Kopyor sebanyak 2.108 batang, Kelapa Genjah Hijau Kopyor sebanyak 772 batang, serta Kelapa Genjah Kuning Kopyor sebanyak 37 batang.

Melalui persiapan yang sangat matang di berbagai fasilitas pembibitan seperti yang berlokasi di Jawa Tengah, Kementerian Pertanian berupaya memastikan ketersediaan bahan tanam berkualitas tinggi sebelum disalurkan secara luas kepada masyarakat. Pemerintah berkomitmen bahwa selama masyarakat masih membutuhkan dan memenuhi kriteria yang ditetapkan, benih unggul akan terus dibagikan. Dengan memadukan kesesuaian lahan, kesiapan bibit unggul, dan keahlian lokal masyarakat, program penyediaan benih gratis ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat sektor perkebunan Indonesia di masa mendatang.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kementerian pertanianAndi Amran SulaimanBenih GratisPerkebunan NasionalPetani Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

Kolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga BekasiCara Memanfaatkan Transformasi Kesehatan Indonesia untuk Menarik Investasi Jangka PanjangCara Membangun Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Pengembangan Kawasan TransmigrasiPanduan Kenaikan Tunjangan Kinerja Kemhan dan TNI, Syarat, Dasar Hukum, dan Rincian BesaranGebyar Bakti Wanita Nusantara di Alun-alun Kota Cilegon Dorong Pemberdayaan PerempuanMenganalisis Kinerja Keuangan PT Bank Danamon Indonesia Tbk. pada Semester I-2026Alasan Kepala Daerah Meminta Penghentian Efisiensi Anggaran pada 2027Langkah Memahami Poin Perubahan dan Urgensi Revisi UU HAM di Indonesia

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Kolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga Bekasi

Megapolitan

Kolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga Bekasi

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
  5. 5Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap