Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kebudayaan Betawi akan memegang peran sentral dalam perayaan akbar ibu kota mendatang. Pramono menyatakan bahwa nuansa Betawi akan menjadi bagian yang dominan dalam berbagai rangkaian peringatan 500 tahun Jakarta yang jatuh pada 2027.
Komitmen tersebut disampaikan seiring langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat pelestarian tradisi lokal. Pemprov DKI Jakarta berencana bekerja sama secara intensif dengan Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi guna mengkurasi berbagai elemen kebudayaan daerah agar siap ditampilkan hingga ke panggung tingkat internasional.
Pengukuhan Lembaga Adat dan Penetapan Fauzi Bowo
Langkah penguatan kebudayaan Betawi tersebut ditandai dengan pengukuhan pengurus lembaga adat yang digelar di Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat, 28 Agustus 2026. Dalam agenda tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo resmi ditetapkan sebagai Ketua Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi.
Kebakaran Ruko di Asemka Jakbar dalam Proses Pendinginan

Penetapan Fauzi Bowo tercantum secara formal dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 797 Tahun 2026 tentang Penetapan Ketua Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi tertanggal 28 Agustus 2026. Terkait periode kepengurusan, masa jabatan ketua akan mengikuti ketentuan yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) lembaga bersangkutan.
Penyesuaian Regulasi dan Perjalanan Panjang Organisasi
Pramono Anung menjelaskan bahwa penggunaan nama Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi telah diselaraskan dengan nomenklatur resmi yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024. Penyelarasan ini memberikan landasan yuridis yang jelas bagi keberadaan lembaga tersebut di Jakarta.
Kemendikdasmen Segera Buka Seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan SILN-CLC 2026

Menanggapi pembentukan wadah ini, Fauzi Bowo menyampaikan bahwa pembentukan lembaga adat dan kebudayaan Betawi merupakan hasil dari perjalanan panjang berbagai organisasi kemasyarakatan Betawi. Wadah ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga warisan budaya Betawi sekaligus menyukseskan perayaan setengah milenium kota Jakarta.






