berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPopuler
Beranda/Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Yolanda RumbayanDiterbitkan 30 Jul 2026 - 04.45 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Realisasi investasi di Kota Batam menunjukkan tren pertumbuhan pada paruh pertama tahun 2026. Di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad selaku Wali Kota Batam sekaligus ex-officio Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, kepercayaan penanam modal terus menguat. Fenomena ini tercermin dari lonjakan nilai investasi serta peningkatan jumlah proyek yang berjalan.

Bagaimana rincian pertumbuhan investasi di Kota Batam selama Semester I 2026? Pada Semester I 2026, nilai realisasi investasi di Batam mencapai Rp29,89 triliun. Angka ini menandakan kenaikan sebesar 62,75 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yang tercatat sebesar Rp18,37 triliun. Total proyek investasi turut meningkat 32,82 persen, dari sebelumnya berjumlah 11.915 proyek pada Semester I 2025 menjadi 15.826 proyek pada Semester I 2026. Rinciannya, proyek yang masuk tahap produksi bertambah 52,32 persen menjadi 6.932 proyek, dan proyek pada tahap konstruksi meningkat 20,78 persen menjadi 8.894 proyek. Nilai rata-rata investasi untuk setiap proyek juga naik 22,53 persen, bergeser dari Rp1,54 miliar menjadi Rp1,89 miliar.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Sektor apa saja yang mendominasi realisasi investasi di Batam? Realisasi investasi di Batam pada Semester I 2026 tersebar di beberapa bidang. Sektor jasa lainnya mencatatkan angka investasi tertinggi dengan nilai Rp6,09 triliun. Posisi berikutnya ditempati oleh industri mesin, elektronika, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik, dan jam dengan nilai mencapai Rp6,07 triliun. Selain itu, industri kimia dan farmasi mencatatkan investasi sebesar Rp3,97 triliun, disusul oleh sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran senilai Rp3,52 triliun. Sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi juga berkontribusi sebesar Rp2,55 triliun. Dilihat dari struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Batam, industri pengolahan atau manufaktur mendominasi dengan kontribusi sebesar 57,01 persen, disusul oleh sektor konstruksi dengan andil sebesar 20,23 persen.

Baca Juga

Pergerakan IHSG, Indeks Tinggalkan Level 6.100 di Tengah Tekanan Sektoral

Pergerakan IHSG, Indeks Tinggalkan Level 6.100 di Tengah Tekanan Sektoral

Negara mana saja yang menjadi penyumbang investasi terbesar di Batam? Singapura menempati posisi teratas sebagai kontributor investasi terbesar di Kota Batam dengan nilai mencapai Rp10,89 triliun. Wilayah dan negara lain yang menanamkan modal dalam jumlah besar di antaranya adalah Hong Kong dengan nilai Rp1,39 triliun, Korea Selatan sebesar Rp1,18 triliun, Republik Rakyat Tiongkok dengan kontribusi Rp1,11 triliun, serta Amerika Serikat yang menginvestasikan dana sebesar Rp1,02 triliun.

Bagaimana dampak pertumbuhan investasi ini terhadap penyerapan tenaga kerja? Peningkatan aktivitas investasi berdampak positif pada penyerapan tenaga kerja di Batam. Secara keseluruhan, jumlah tenaga kerja yang terserap tumbuh sebesar 32,16 persen hingga mencapai 40.943 orang. Penyerapan ini didominasi oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sebanyak 40.423 orang, yang menunjukkan kenaikan 32,20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, penyerapan tenaga kerja asing (TKA) tercatat sebanyak 520 orang, mengalami kenaikan sebesar 29,35 persen.

Baca Juga

Potensi Industri MRO sebagai Penggerak Lapangan Kerja Baru Berupah Tinggi

Potensi Industri MRO sebagai Penggerak Lapangan Kerja Baru Berupah Tinggi

Bagaimana tingkat daya saing Kota Batam berdasarkan data indeks terbaru? Berdasarkan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) tahun 2025, Kota Batam memperoleh skor sebesar 4,04. Nilai terendah bagi Batam tercatat pada Pilar 7 (Pasar Produk), khususnya pada indikator persaingan sektor jasa yang memperoleh skor 2,91 dari skala lima. Kondisi ini dipengaruhi oleh struktur ekonomi Batam yang hingga kini masih didominasi oleh industri pengolahan atau manufaktur.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BatamAmsakar AchmadInvestasiBP BatamEkonomi Daerah

Berita Terbaru Lainnya

Evaluasi Performa PSMS Medan Setelah Laga Kontra Persebaya di Piala Presiden 2026Strategi Roberto Mancini Rebut Kembali Hati Suporter Timnas ItaliaPergerakan IHSG, Indeks Tinggalkan Level 6.100 di Tengah Tekanan SektoralRilis Musik Terbaru, Eksplorasi Tiga Bahasa Shi Shi hingga Gelombang Karya Musisi LokalKerja Sama Nuklir Sipil Amerika Serikat dan Arab Saudi serta Dinamika Geopolitik GlobalMemahami Skema FIFA Forward Enterprise dan Status KeanggotaannyaJangan Berlindung di Balik Topeng Agama, Menjaga Integritas dan Kepercayaan PublikUsai Legok Nangka, Proyek PSEL Bakal Merambah ke Bogor, Depok, dan Bekasi

Paling Banyak Dibaca

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Evaluasi Performa PSMS Medan Setelah Laga Kontra Persebaya di Piala Presiden 2026

Sepak Bola

Evaluasi Performa PSMS Medan Setelah Laga Kontra Persebaya di Piala Presiden 2026

30 Jul 2026

Strategi Roberto Mancini Rebut Kembali Hati Suporter Timnas Italia

Olahraga

Strategi Roberto Mancini Rebut Kembali Hati Suporter Timnas Italia

30 Jul 2026

Pergerakan IHSG, Indeks Tinggalkan Level 6.100 di Tengah Tekanan Sektoral

Ekonomi

Pergerakan IHSG, Indeks Tinggalkan Level 6.100 di Tengah Tekanan Sektoral

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  2. 2Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Evaluasi Performa PSMS Medan Setelah Laga Kontra Persebaya di Piala Presiden 2026Sepak Bola 路 30 Jul 2026
  5. 5Strategi Roberto Mancini Rebut Kembali Hati Suporter Timnas ItaliaOlahraga 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap