berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tembus 5,45 Persen pada Semester I-2026

Fitri KaraengDiterbitkan 5 Agu 2026 - 23.24 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tembus 5,45 Persen pada Semester I-2026
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Ekonomi Indonesia mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,45 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) sepanjang Semester I-2026. Capaian ini menunjukkan ketahanan aktivitas ekonomi domestik yang terus bergerak positif dalam enam bulan pertama tahun tersebut. Kinerja ini tidak lepas dari kontribusi berbagai sektor produktif serta dukungan dari program strategis pemerintah yang menjaga momentum ekspansi.

Untuk memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai perkembangan indikator makroekonomi ini, berikut adalah rangkuman pertanyaan dan jawaban yang sering diajukan mengenai performa ekonomi nasional.

Bagaimana realisasi pertumbuhan ekonomi

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur
Indonesia sepanjang Semester I-2026?

Sepanjang paruh pertama tahun ini, tepatnya pada Semester I-2026, perekonomian Indonesia berhasil mencatatkan laju pertumbuhan sebesar 5,45 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (yoy). Angka ini mencerminkan dinamika pasar domestik yang tetap kuat dan stabil. Pertumbuhan kumulatif selama satu semester ini memberikan fondasi yang kokoh bagi target pembangunan nasional hingga akhir tahun nanti. Kinerja positif selama enam bulan pertama tahun 2026 ini menjadi sinyal penting bagi para pelaku usaha dan investor mengenai arah perkembangan ekonomi nasional ke depan.

Berapa besar pertumbuhan ekonomi Indonesia khusus pada triwulan II-2026?

Baca Juga

Bukan Pelemahan Ekspor, Mendag Jelaskan Penyebab Defisit Neraca Perdagangan

Bukan Pelemahan Ekspor, Mendag Jelaskan Penyebab Defisit Neraca Perdagangan

Apabila kita melihat performa pada periode triwulan II-2026 saja, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat mencapai 5,29 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy). Selain perbandingan tahunan tersebut, aktivitas ekonomi pada triwulan kedua ini juga menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Secara kuartalan (quarter-on-quarter/qtq), pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2026 ini tercatat tumbuh sebesar 3,73 persen. Kenaikan kuartalan ini memperlihatkan adanya akselerasi aktivitas ekonomi yang cukup dinamis dari triwulan pertama menuju triwulan kedua, yang mencerminkan peningkatan konsumsi maupun produksi di berbagai daerah.

Bagaimana posisi pertumbuhan ekonomi Indonesia jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga di kawasan ASEAN?

Dengan capaian pertumbuhan sebesar 5,45 persen pada Semester I-2026, posisi Indonesia tergolong sangat kuat di tingkat regional. Laju pertumbuhan ekonomi Indonesia ini tercatat sebagai salah satu yang tertinggi di antara negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Meskipun demikian, posisi Indonesia masih berada di bawah Vietnam, yang mencatatkan pertumbuhan lebih tinggi di kawasan tersebut pada periode yang sama. Walau belum menjadi yang nomor satu di Asia Tenggara, performa ini menegaskan daya saing ekonomi Indonesia yang tetap kompetitif di tengah dinamika regional serta tantangan ekonomi global yang dihadapi oleh negara-negara tetangga.

Sektor-sektor apa saja yang menjadi motor penggerak utama perekonomian Indonesia?

Aktivitas ekonomi nasional ditopang oleh beberapa sektor krusial yang bergerak secara simultan. Sektor-sektor utama yang menjadi pilar penyokong laju pertumbuhan ekonomi Indonesia meliputi industri pengolahan, sektor jasa, serta sektor akomodasi dan penyediaan makan dan minum. Industri pengolahan terus memberikan kontribusi besar melalui aktivitas produksi barang, sementara sektor jasa mendukung kelancaran berbagai aktivitas bisnis dan sosial masyarakat. Di sisi lain, sektor akomodasi bersama dengan sektor makan dan minum juga menunjukkan peranan penting dalam mendorong konsumsi dan perputaran uang di tengah masyarakat sepanjang periode tersebut, terutama karena sektor-sektor ini berkaitan erat dengan mobilitas dan aktivitas harian warga.

Baca Juga

MIND ID, Kualitas SDM Lebih Menentukan Daya Saing Negara Dibandingkan Kekayaan Alam

MIND ID, Kualitas SDM Lebih Menentukan Daya Saing Negara Dibandingkan Kekayaan Alam

Program pemerintah apa yang ikut menyokong kinerja sektor-sektor ekonomi tersebut?

Perkembangan berbagai sektor ekonomi di tanah air turut didukung oleh program andalan pemerintah yang dikenal dengan nama program MBG. Program ini berfungsi sebagai salah satu stimulus yang menopang aktivitas di berbagai sektor usaha, sehingga mampu menjaga ritme pertumbuhan tetap berada di jalur positif. Keberadaan program MBG ini dirancang untuk memperkuat fondasi ekonomi domestik melalui intervensi kebijakan yang terarah pada sektor-sektor produktif yang menjadi penopang utama pertumbuhan nasional, sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh berbagai lapisan pelaku ekonomi.

Siapa pejabat berwenang yang mengoordinasikan kebijakan di balik capaian ekonomi ini?

Seluruh koordinasi kebijakan yang berkaitan dengan capaian ekonomi nasional ini berada di bawah pengawasan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (Menko Perekonomian RI), Airlangga Hartarto. Selaku menteri koordinator, Airlangga Hartarto bertugas memastikan sinergi antar-kementerian dan lembaga berjalan dengan baik guna menjaga stabilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional agar tetap berada pada tingkat yang diharapkan, seperti yang ditunjukkan oleh hasil positif pada Semester I-2026 dan triwulan II-2026. Koordinasi ini penting untuk memastikan program seperti MBG dan kinerja sektor riil tetap berjalan selaras.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Ekonomi IndonesiaAirlangga HartartoPertumbuhan EkonomiASEAN

Berita Terbaru Lainnya

IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 Hadirkan Inovasi Medis dari Sembilan Negara di JIExpo KemayoranKebakaran di Ruko Central Cikini, 10 Orang Sempat Terjebak, 22 Unit Damkar DikerahkanTips Menjaga Kulit Tetap Segar Selama Perjalanan LiburanBea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas dari TiongkokGedung PT Optik Tunggal Sempurna di Cikini Terbakar, Diduga Akibat Percikan Api PengelasanBukan Pelemahan Ekspor, Mendag Jelaskan Penyebab Defisit Neraca PerdaganganKementerian Keuangan Bersiap Ambil Alih 60 Persen Saham KCICMIND ID, Kualitas SDM Lebih Menentukan Daya Saing Negara Dibandingkan Kekayaan Alam

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap