berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Nasional

Pertamina dan Pemprov Jawa Barat Berkolaborasi Olah Sampah Jadi Hidrogen Rendah Karbon

Usat BalangDiterbitkan 1 Agu 2026 - 06.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pertamina dan Pemprov Jawa Barat Berkolaborasi Olah Sampah Jadi Hidrogen Rendah Karbon
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

PT Pertamina (Persero) resmi memperkuat komitmen pengembangan energi bersih nasional melalui langkah kemitraan strategis bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama yang berlangsung di Kota Bandung pada 29 Juli. Melalui kolaborasi tersebut, kedua pihak sepakat untuk mengoptimalkan potensi pengolahan sampah perkotaan agar dapat dikonversi menjadi sumber energi bersih berupa hidrogen rendah karbon, biomethane, dan biofuel. Kesepakatan ini mencakup berbagai bidang kerja sama yang strategis, mulai dari ranah pengembangan energi baru dan terbarukan, pengelolaan lingkungan hidup, hingga program pemberdayaan masyarakat sekitar.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Fokus utama dalam rencana pemanfaatan limbah ini tertuju pada penanganan gas metana yang dihasilkan dari tumpukan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat. TPA Sarimukti selama ini memegang peranan sentral sebagai lokasi utama penampungan dan pengelolaan sampah bagi masyarakat di kawasan Bandung Raya. Dalam mekanisme pengolahan yang dirancang, gas bio yang keluar dari pembusukan sampah di lokasi tersebut akan dimurnikan menjadi biomethane. Setelah tahap purifikasi selesai, biomethane tersebut akan diproses kembali hingga menghasilkan hidrogen dengan emisi karbon yang rendah sebagai bagian dari ekosistem pengolahan sampah menjadi energi.

Pelaksanaan program konversi sampah menjadi energi bersih ini diproyeksikan bakal melibatkan beberapa lini unit bisnis internal Pertamina. Penanganan teknis dan pengembangannya akan dikerjakan bersama oleh Subholding Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) serta Subholding Gas. Masing-masing subholding memiliki peran dan tanggung jawab yang spesifik, mulai dari tahap penyediaan bahan baku, proses pengolahan, pembangunan infrastruktur pendukung, hingga fase distribusi dan komersialisasi produk energi yang dihasilkan. Sinergi di dalam tubuh Pertamina Group ini diharapkan mampu menciptakan rantai nilai energi bersih yang terintegrasi secara penuh dari hulu hingga ke hilir.

Baca Juga

Cara Memantau Transparansi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis dan Ketahanan Pangan

Cara Memantau Transparansi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis dan Ketahanan Pangan

Tidak hanya memanfaatkan potensi domestik dan entitas badan usaha milik negara, kolaborasi ini juga merangkul mitra skala internasional guna memastikan adopsi teknologi dapat berjalan secara optimal. Salah satu mitra asing yang digandeng dalam proyek pengembangan teknologi energi rendah karbon ini adalah perusahaan asal Korea Selatan, Hyundai. Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero), Emma Sri Martini, menjelaskan bahwa keterlibatan mitra internasional bertujuan untuk mempercepat pengembangan teknologi. Program ini diharapkan dapat menjadi percontohan dalam membangun ekosistem hidrogen di Indonesia, yang nantinya dapat diperluas dan direplikasi di berbagai daerah lain apabila implementasinya berjalan dengan baik.

Sejalan dengan agenda penataan lingkungan hidup regional, Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi juga meluncurkan langkah komplementer di sektor pengelolaan limbah. Pemprov Jawa Barat secara resmi menggelar acara peletakan batu pertama atau groundbreaking untuk Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang berlokasi di kawasan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka. Pembangunan fasilitas pengolahan terpadu ini dirancang untuk memiliki kapasitas pemrosesan yang terbilang besar, yakni mampu mengolah sekitar 2.000 ton sampah per hari.

Baca Juga

Presiden Prabowo Resmi Naikkan Tunjangan Kinerja Prajurit TNI

Presiden Prabowo Resmi Naikkan Tunjangan Kinerja Prajurit TNI

Dari volume pengolahan limbah harian tersebut, fasilitas PSEL ditargetkan mampu memproduksi energi listrik dengan kapasitas mencapai sekitar 40 MW. Pengoperasian fasilitas pengolahan di Legok Nangka ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi beban daya tampung berlebih di TPA Sarimukti. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan bahwa pembangunan fasilitas PSEL Legok Nangka akan semakin memperkuat posisi Jawa Barat sebagai salah satu pusat pengembangan energi bersih. Menurutnya, pengembangan fasilitas serupa juga direncanakan untuk diperluas ke sejumlah kawasan lain di Jawa Barat agar persoalan sampah dapat ditangani secara lebih optimal.

Sementara itu, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menjelaskan bahwa fasilitas PSEL Legok Nangka ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2029 mendatang. Selain berkontribusi pada pasokan listrik bersih, proyek strategis tersebut juga diperkirakan mampu menyerap sekitar 1.500 tenaga kerja. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih baik, meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, serta mendorong penerapan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan sampah menjadi energi dan bahan bakar terbarukan secara berkelanjutan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Jawa BaratPSEL Legok NangkaPertaminaTPA SarimuktiHidrogen Rendah KarbonBiomethane

Berita Terbaru Lainnya

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Mykhailo Mudryk Siap Kembali Perkuat Chelsea Usai Sanksi Doping DicabutProfil dan Pencapaian PT Importa Jaya Abadi di Industri Furnitur BesiCara Mengembangkan Ide Bisnis Berkelanjutan bagi Mahasiswa Melalui Program GreenovateKlasemen Grup A Piala AFF 2026, Indonesia Amankan Peringkat Kedua Usai Taklukkan Timor LesteFakta Terbaru Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn WijayaCara Memantau Transparansi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis dan Ketahanan PanganCara Bijak Orang Tua Mengelola Kecemasan terhadap Pergaulan Anak Remaja

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap