berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalKeuanganBerita UmumBerita LokalBisnisOlahragaTeknologiPolitikPopuler
Beranda/Finansial

Persaingan Perbankan Makin Sengit, Asbanda Ingin BPD Lebih Kompetitif

Usat BalangDiterbitkan 22 Agu 2026 - 06.41 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Persaingan Perbankan Makin Sengit, Asbanda Ingin BPD Lebih Kompetitif
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) menegaskan bahwa Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia pada dasarnya tidak membutuhkan perlakuan perlindungan khusus di tengah kompetisi industri keuangan. Asbanda menekankan bahwa hal mendasar yang dibutuhkan oleh BPD adalah terciptanya level playing field atau kesempatan yang setara, khususnya dalam keterlibatan pada berbagai program dan transaksi yang diselenggarakan oleh pemerintah. Dengan adanya kesetaraan kesempatan tersebut, BPD diyakini dapat menunjukkan kapasitas dan daya saingnya secara optimal dalam kancah industri perbankan nasional.

Pernyataan dan pandangan strategis tersebut ditegaskan oleh Ketua Umum Asbanda, Agus Haryoto Widodo, saat memberikan pemaparan dalam forum seminar bertajuk "Dukungan Pemerintah terhadap Penguatan Likuiditas BPD dalam Meningkatkan Stabilitas Sistem Keuangan Nasional" yang diselenggarakan di Bengkulu. Dalam kesempatan tersebut, Agus Haryoto Widodo menyampaikan bahwa seluruh BPD harus mampu berkompetisi secara sehat dan mandiri. Kemampuan bersaing tersebut bertumpu pada keunggulan kualitas layanan yang diberikan kepada nasabah, peningkatan kapabilitas digital perbankan, penerapan tata kelola yang solid, serta penguatan manajemen risiko yang mumpuni.

Dari sisi skala bisnis dan kontribusi ekonomi, data perbankan konsolidasi menunjukkan capaian kinerja yang signifikan dari perbankan daerah. Hingga posisi Juni 2026, total aset dari 27 BPD di Indonesia telah mencapai kisaran angka Rp1.043 triliun. Pada periode Juni 2026 tersebut, penyaluran kredit yang dilakukan oleh jajaran BPD tercatat mencapai sekitar Rp673 triliun, sementara perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun berada di angka sekitar Rp770 triliun. Agus Haryoto Widodo menjelaskan bahwa pembiayaan yang disalurkan oleh BPD tersebut secara konkret menyasar berbagai sektor strategis dan penting, yang mencakup sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor pangan, perumahan, kesehatan, pendidikan, transportasi, hingga pembangunan infrastruktur.

Baca Juga

Asbanda Dorong Penguatan Peran BPD sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Asbanda Dorong Penguatan Peran BPD sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Dalam kegiatan operasionalnya, kondisi likuiditas BPD tercatat memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan dinamika siklus fiskal daerah. Ketersediaan likuiditas BPD sangat dipengaruhi oleh aliran Transfer ke Daerah (TKD), pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta berbagai aktivitas transaksi yang berlangsung di dalam ekosistem pemerintah daerah. Menghadapi keterkaitan tersebut, Asbanda secara aktif mendorong agar penempatan dana pemerintah di BPD tidak hanya difungsikan sebatas instrumen penjaga likuiditas, melainkan dapat secara terarah dialokasikan untuk memperkuat penyaluran kredit ke berbagai sektor produktif prioritas guna menggerakkan perekonomian.

Selain pemanfaatan likuiditas dari ekosistem fiskal, Asbanda juga mendorong penguatan kolaborasi dan sinergi antar-BPD di seluruh tanah air sebagai langkah strategis bersama. Kerja sama terpadu antarbank pembangunan daerah ini difokuskan pada berbagai instrumen dan aktivitas keuangan, seperti pengelolaan likuiditas, transaksi di pasar uang, pemanfaatan instrumen repo, pengelolaan treasury, hingga pembentukan sindikasi pembiayaan secara bersama-sama. Penguatan kerja sama antardaerah ini diharapkan mampu memperluas kapasitas dan efisiensi BPD dalam menyokong berbagai kebutuhan pembiayaan.

Baca Juga

IHSG Happy Weekend, Ditutup Naik 0,37% ke Level 6.525

IHSG Happy Weekend, Ditutup Naik 0,37% ke Level 6.525

Di samping menjalin kerja sama antarlembaga, BPD secara internal juga dituntut untuk terus melakukan perbaikan dan penguatan secara berkelanjutan. BPD diharapkan mampu mempercepat proses transformasi digital dan secara bersamaan memperkuat sistem keamanan siber guna menjaga keandalan operasional perbankan. Selain pembenahan tata kelola dan manajemen risiko, BPD juga dituntut untuk terus berupaya meningkatkan porsi dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) yang bersumber dari masyarakat luas serta sektor dunia usaha, sehingga struktur pendanaan BPD menjadi semakin kuat.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PerbankanBPDASBANDA

Berita Terbaru Lainnya

Peran Strategis Perempuan dalam Menopang Pertumbuhan Ekonomi Melalui Sektor UMKMHampir Setengah Penduduk Jakarta Masuk Kelompok Menengah, Pemprov Dorong Ranperda RusunBenarkah PLTU Suralaya Jadi Penyebab Polusi Udara di DKI?Bank INA dan Indodax Hadirkan Integrasi Layanan Perbankan Digital dan Kartu Co-BrandPemerintah Tegaskan Molinas Bukan Merek Tunggal, Terbuka untuk Banyak PabrikanPertamina Buka Layanan Kesehatan Gratis bagi Pengungsi Gempa di Reo Kabupaten ManggaraiFakta-fakta Kasus Perusakan Rumah Tokoh NU KH Uye Waryo di Cimenyan BandungArah Konsolidasi PSI dan Evaluasi Perjalanan Politik Partai

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalKeuanganBerita UmumBerita LokalBisnisOlahragaTeknologiPolitik

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap