Sebuah aksi perampokan kilat menggemparkan kawasan Genting Highlands, Malaysia. Hanya dalam waktu sekitar dua menit saja, tiga orang pria misterius berhasil merampok sebuah toko emas yang berlokasi di dalam salah satu pusat perbelanjaan di kawasan tersebut. Kejadian yang berlangsung sangat cepat ini menyedot perhatian publik karena para pelaku berhasil menggasak barang berharga dalam jumlah yang sangat besar dari toko emas tersebut.
Dalam aksi kejahatan yang terencana ini, para perampok berhasil membawa kabur perhiasan serta emas batangan dengan nilai yang fantastis. Berdasarkan data yang dihimpun, nilai total dari emas batangan dan perhiasan yang dicuri tersebut mencapai hampir RM1,7 juta. Jika dikonversikan ke dalam mata uang Indonesia, nilai kerugian tersebut setara dengan sekitar Rp 7,46 miliar. Jumlah kerugian yang sangat besar ini membuat kepolisian setempat bergerak cepat untuk melacak keberadaan para pelaku.
Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa peristiwa perampokan ini terjadi pada tanggal 17 Agustus lalu. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, para tersangka diketahui datang ke kawasan Genting Highlands dengan menggunakan sebuah mobil. Mereka kemudian melancarkan aksi perampokan tersebut pada siang hari, tepatnya sekitar pukul 11.40 waktu setempat. Polisi terus mendalami rute kedatangan para pelaku untuk memperjelas kronologi peristiwa.
RI Demam Kendaraan Listrik dan Data Center, Pabrik Ramai Serbu Daerah Ini

Saat melancarkan aksinya di dalam toko emas, ketiga pria tersebut berupaya keras untuk menyembunyikan identitas mereka. Para tersangka diketahui mengenakan topi dan masker wajah untuk menutupi bagian muka mereka dari pandangan orang-orang di sekitar maupun kamera pengawas. Tidak hanya itu, mereka juga membekali diri dengan senjata berupa kapak serta palu cakar yang digunakan untuk melancarkan aksi perampokan dalam waktu singkat tersebut.
Kepala Polisi Pahang yang menjalankan tugas, Azry Akmar Ayob, memberikan keterangan mengenai perkembangan kasus ini. Setelah berhasil menggasak toko emas tersebut, ketiga tersangka langsung melarikan diri. Pihak kepolisian mendeteksi bahwa para pelaku langsung turun dan meninggalkan kawasan Genting Highlands tidak lama setelah perampokan selesai dilakukan. Deteksi ini diperkuat oleh rekaman CCTV yang menunjukkan kendaraan yang diyakini digunakan oleh para tersangka saat melewati sebuah pos pemeriksaan.
Kronologi Cekcok Batas Tanah Berujung Maut di Tasikmalaya

Hingga saat ini, proses pengejaran terhadap ketiga pelaku perampokan masih terus berlangsung secara intensif. Pihak kepolisian melakukan perburuan berdasarkan berbagai informasi serta penyelidikan mendalam yang sedang berjalan. Untuk menangkap para pelaku, operasi pencarian ini didukung penuh oleh kolaborasi berbagai divisi kepolisian, yaitu Departemen Investigasi Kriminal (CID) Bukit Aman, CID Pahang, serta CID Bentong.
Kejadian perampokan toko emas dengan nilai kerugian besar ini bukanlah yang pertama kali terjadi di Malaysia pada tahun tersebut. Sebelumnya, pada bulan April 2026, kasus serupa juga sempat menggemparkan publik ketika empat perampok bersenjata menyasar sebuah toko emas di kawasan Brickfields, Kuala Lumpur. Dalam peristiwa di Brickfields tersebut, para pelaku berhasil membawa kabur sebanyak 21 baki perhiasan dengan berat total mencapai sekitar 15 kilogram, yang nilainya ditaksir mencapai RM9,7 juta.






