berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBerita LokalBisnisOlahragaTeknologiPolitikPopuler
Beranda/News

Kronologi Cekcok Batas Tanah Berujung Maut di Tasikmalaya

Slamet PrabowoDiterbitkan 20 Agu 2026 - 20.22 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kronologi Cekcok Batas Tanah Berujung Maut di Tasikmalaya
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Ketenteraman warga di Kampung Ciaren, Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, mendadak buyar pada Rabu siang, 19 Agustus 2026. Suasana yang awalnya tenang berubah mencekam setelah terjadi cekcok antartetangga yang dipicu oleh persoalan batas tanah. Pertikaian tersebut berujung tragis dengan tewasnya seorang pria berusia 45 tahun bernama Tata Hendro, yang juga dikenal dengan nama panggilan Danu atau Ki Danu. Korban mengembuskan napas terakhirnya akibat luka tebasan senjata tajam yang dilakukan oleh tetangganya sendiri.

Jasad korban ditemukan di area kebun singkong yang lokasinya berada tidak jauh dari rumahnya. Pada tubuh korban, terdapat luka robek yang cukup parah di bagian leher akibat sabetan senjata tajam. Tidak lama setelah peristiwa mengerikan itu terjadi, seorang pria berusia 35 tahun berinisial E alias Ayi, yang merupakan tetangga korban, mendatangi kantor polisi secara sukarela. Di hadapan petugas kepolisian, Ayi mengakui perbuatannya dan menyatakan bertanggung jawab penuh atas pembacokan yang menewaskan korban.

Kapolsek Karangjaya Iptu Saptaji membenarkan adanya insiden berdarah antartetangga tersebut yang menelan korban jiwa. Pihak kepolisian pun langsung bergerak cepat untuk mengamankan situasi. Tersangka Ayi langsung dibawa menuju Polres untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, jenazah Tata Hendro dievakuasi dari tempat kejadian perkara dan dibawa ke RSUD dr Soekardjo untuk penanganan medis selanjutnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, jarak rumah antara korban dan tersangka memang sangat dekat, yakni hanya sekitar 200 meter.

Baca Juga

Apresiasi Para Menteri untuk DPD RI Awards, Dorong Tokoh Daerah Berkarya

Apresiasi Para Menteri untuk DPD RI Awards, Dorong Tokoh Daerah Berkarya

Menurut keterangan yang ada, pembacokan maut ini bermula dari adanya kesalahpahaman terkait batas tanah di antara mereka. Sebelum peristiwa nahas itu terjadi, korban sempat menjual sebidang tanah miliknya kepada seorang pembeli. Pembeli tanah tersebut berencana untuk mendirikan bangunan rumah di atas lahan yang baru saja dibelinya. Namun, lahan yang dijual oleh korban tersebut ternyata berbatasan langsung dengan tanah milik seorang warga bernama Sanusi, yang merupakan ayah kandung dari tersangka Ayi.

Gesekan antara kedua belah pihak akhirnya memuncak ketika pembeli tanah sedang berbicara dengan Sanusi untuk membahas penempatan material bangunan. Ketika pembicaraan sedang berlangsung, korban yang berada di dalam rumahnya tiba-tiba menyergah percakapan tersebut. Korban berteriak dengan nada emosi ke arah Sanusi dan mengucapkan kalimat, "Naon sia teh ngucik-ngucik wae batas" (kenapa kamu terus-menerus mengungkit batas tanah). Ucapan spontan dari dalam rumah ini langsung memantik adu mulut yang kemudian berlanjut menjadi perkelahian fisik di antara keduanya.

Baca Juga

DJP Bongkar Sindikat Meterai Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp 1 Triliun

DJP Bongkar Sindikat Meterai Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp 1 Triliun

Melihat suaminya terlibat perkelahian fisik yang sengit dengan korban, istri Sanusi menjadi sangat panik. Dalam kondisi panik tersebut, ia segera mencari dan mengadu kepada putranya, Ayi, mengenai pertikaian yang sedang terjadi. Mendengar laporan dari ibunya, Ayi langsung mendatangi lokasi kejadian dengan membawa sebilah golok. Ayi kemudian menyerang korban dan menebas leher Tata Hendro di area kebun singkong tersebut hingga mengakibatkan korban tewas. Pertikaian maut akibat batas tanah ini kini berada dalam penanganan pihak kepolisian.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KriminalSengketa Tanah

Berita Terbaru Lainnya

Apresiasi Para Menteri untuk DPD RI Awards, Dorong Tokoh Daerah BerkaryaDiterpa Isu Akuisisi BYAN, Emiten Milik Haji Isam Akhirnya Buka SuaraNilai Emas Warga Indonesia di Luar Sistem Keuangan Capai Rp 4.483 TriliunHarga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.725.000 per Gram Beserta Ketentuan PajaknyaMenghadapi Ingatan Tentang Orang yang Pernah Menyakiti KitaPrediksi Harga iPhone 18 dan iPhone 18 Pro di IndonesiaPRDA Siapkan Buyback Rp150 Miliar, GMFI Bidik Bisnis MRO PertahananKAI Commuter Terapkan Operasional Satu Jalur Imbas Gangguan KRL Bogor dan Tangerang

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  4. 4Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026
  5. 5Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBerita LokalBisnisOlahragaTeknologiPolitik

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap