Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di kawasan Selat Sunda saat ini berada pada status Level III (Siaga). Meski aktivitas erupsi masih tercatat berlangsung, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan bahwa operasional layanan penyeberangan kapal pada lintasan Merak-Bakauheni hingga kini tetap berjalan dengan normal.
Berdasarkan data dari Magma Indonesia, Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi pada Sabtu (5/9) pukul 00.01 WIB. Pada saat laporan teknis tersebut disusun, tinggi kolom erupsi tidak teramati secara visual dan aktivitas letusan masih berlangsung. Magma Indonesia juga mencatat bahwa aktivitas erupsi di gunung berapi tersebut telah terdeteksi sejak Jumat (4/9).
Laporan teknis terbaru menunjukkan bahwa aktivitas erupsi menerus masih terjadi di Gunung Anak Krakatau. Potensi ancaman bahaya saat ini bersumber dari aliran lava yang dapat disertai dengan lontaran batu pijar. Sehubungan dengan kondisi tersebut, masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki direkomendasikan untuk tidak mendekati kawasan gunung atau beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.
Foto, Api Meluas hingga Kalipait, Petugas Dinginkan Sisa Kebakaran Gunung Ijen

Layanan ASDP dan Keselamatan Pelayaran
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Windy Adale menyatakan bahwa operasional di Cabang Merak dan Cabang Bakauheni tetap berjalan melayani pengguna jasa sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam menjalankan operasional penyeberangan, pihak ASDP terus memantau perkembangan kondisi cuaca, kondisi perairan, serta dinamika aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
ASDP menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan keselamatan pengguna jasa. Apabila terjadi perubahan kondisi alam yang berpotensi memengaruhi keselamatan pelayaran maupun kelancaran layanan, perusahaan akan segera melakukan penyesuaian operasional sesuai dengan rekomendasi dan arahan resmi dari instansi yang berwenang.
Kebakaran Hanguskan 12 Rumah di Aspol, 12 Keluarga Polisi Mengungsi

Untuk mendapatkan informasi terkini terkait jadwal penyeberangan, kondisi operasional pelabuhan, maupun bantuan perjalanan, para pengguna jasa diimbau untuk mengakses saluran resmi dengan menghubungi Contact Center ASDP 191.






