Interaksi antarmanusia sering kali diwarnai oleh kejadian di mana dua individu yang terlibat dalam satu obrolan justru pulang dengan kesimpulan yang bertolak belakang. Satu pihak mungkin merasa pesan tersampaikan dengan baik, sementara pihak lainnya justru merasa tersinggung atau tidak dipahami. Kejadian semacam ini kerap memunculkan tanda tanya mengenai letak kesalahan dalam penyampaian pesan. Sejumlah kajian membuktikan bahwa akar dari persoalan ini bukan sekadar pada kata-kata yang meluncur dari mulut, melainkan pada perbedaan cara masing-masing pihak dalam menafsirkan maksud ucapan tersebut. Dengan demikian, kelancaran sebuah interaksi tidak selalu menjamin kesamaan pemahaman antara pembicara dan pendengar.
Untuk menelusuri akar persoalan ini, kita harus menyadari bahwa inti pokok dari sebuah interaksi tidak semata-mata bertumpu pada rangkaian kalimat yang terucap. Hal yang jauh lebih menentukan adalah bagaimana tiap-tiap individu mencerna dan memberikan arti pada kalimat tersebut. Ilmu psikologi








