berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Penyebab Megathrust Sampai Gempa Kerak Dangkal Kepung Jakarta-Jabar

Bambang SetiawanDiterbitkan 3 Sep 2026 - 12.25 · 4 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penyebab Megathrust Sampai Gempa Kerak Dangkal Kepung Jakarta-Jabar
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Gempa bumi berkekuatan M4,3 yang mengguncang Kabupaten Cianjur pada Selasa (1/9/2026) pukul 17:53:11 WIB kembali menegaskan tingginya kerentanan seismik di kawasan barat Pulau Jawa. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di darat pada kedalaman 4 kilometer, tepatnya 10 kilometer barat daya Cianjur, dengan getaran yang merambat hingga Sukabumi, Sukaraja, Bandung, dan Jakarta.

Peristiwa ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif di daratan, salah satu dari dua ancaman seismik utama yang mengitari Jakarta dan Jawa Barat. Daryono dari Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) menjelaskan bahwa secara tektonik, kawasan Jakarta dan Jawa Barat berada tepat di zona transisi aktif akibat penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia. Kondisi geologis tersebut menciptakan dua sumber bahaya gempa, yakni ancaman intraslab serta sesar darat aktif (gempa kerak dangkal) di daratan, dan zona megathrust di lepas pantai selatan Jawa.

Kepungan Sesar Darat Aktif

Wilayah Jawa Barat bagian barat dikelilingi oleh jajaran sesar aktif, antara lain Sesar Cimandiri, Sesar Baribis, Sesar Cugenang, Sesar Cileunyi-Tanjungsari, Sesar Cipamingkis, dan Sesar Garut Selatan (Garsela). Menurut data Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), Sesar Lembang membentang sepanjang 29 kilometer dari Gunung Manglayang hingga Padalarang. Sesar di utara Bandung ini memiliki laju pergeseran 3–6 mm per tahun dengan potensi magnitudo mencapai M6,8.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Sementara itu, Sesar Baribis—terutama pada segmen Jakarta-Bekasi-Purwakarta, Subang, hingga Kuningan dan Cirebon—membentang melintasi pusat konsentrasi penduduk dan infrastruktur terbesar di Indonesia. Gempa kerak dangkal berkekuatan sedang (M5,0–M6,5) dari sesar-sesar darat ini berisiko memicu percepatan tanah puncak yang tinggi, yang diperparah oleh amplifikasi efek lokal akibat lapisan aluvial lunak di cekungan Jakarta.

Potensi Megathrust Selat Sunda dan Langkah Mitigasi

Selain sesar darat, ancaman datang dari megathrust Selat Sunda di perairan selatan. Zona subduksi dangkal ini menyimpan kekosongan gempa (seismic gap) dengan potensi pelepasan gempa antar-lempeng hingga magnitudo M8,7. Jika terjadi rekahan, kombinasi gelombang periode panjang dan ancaman tsunami dinilai dapat menimbulkan dampak sistemik hingga ke daratan Jawa Barat dan Jakarta.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Menghadapi spektrum risiko tersebut, Daryono menekankan pentingnya audit ketat pada bangunan tahan gempa, pemetaan bahaya intra-slab, serta antisipasi dampak sekunder seperti kebakaran dan reruntuhan struktur di perkotaan padat. Di sisi operasional, BMKG terus memasang sensor peringatan, mengecek sistem peringatan dini di daerah, dan menggelar edukasi.

BMKG juga mengingatkan keterbatasan sistem pada area blind zone, yakni wilayah di dekat episenter yang tidak sempat menerima peringatan karena gelombang seismik tiba lebih cepat dari sinyal sistem. Masyarakat diimbau tidak menunggu pemberitahuan resmi dan langsung melakukan tindakan perlindungan DROP-COVER-HOLD ON saat merasakan guncangan kuat.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKGGempa Bumi

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga · 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga · 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi · 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional · 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi · 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap