Lonjakan suhu udara yang cukup ekstrem memicu kebakaran lahan vegetasi di Kampung Kebonmanggu, Desa Ciharashas, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Rabu (2/9). Berdasarkan hasil asesmen lapangan hingga Rabu malam, total luasan lahan yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 10 hektare.
Titik api pertama kali terlihat sekitar pukul 14.20 WIB di area RT 04/07 dan RT 05/07. Kondisi vegetasi yang mengering serta embusan angin yang kencang menyebabkan api cepat membesar dan meluas ke area sekitarnya.
Amran Beber Biang Kerok Beras Jadi Penyumbang Inflasi

Karena jarak titik api hanya beberapa meter dari permukiman warga, fokus penanganan langsung diarahkan pada penyekatan jalur api untuk mencegah kobaran merembet ke bangunan rumah. Operasi pemadaman dan pendinginan melibatkan tim gabungan dari BPBD Kabupaten Cianjur, dinas pemadam kebakaran, TNI, Polri, Dinas Perumahan dan Permukiman, Relawan Tangguh Bencana (Retana), aparatur kecamatan dan desa, serta masyarakat setempat.
Hingga Rabu malam, petugas masih terus melakukan proses pendinginan lantaran sisa-sisa bara masih ditemukan di lokasi. Pemantauan melalui udara menggunakan pesawat nirawak (drone) juga memperlihatkan sejumlah titik api yang masih menyala di sekitar kawasan terdampak.
Bogor Diguncang Gempa Dua Kali Berturut-turut pada Kamis Siang

Eskalasi kebakaran lahan ini menambah catatan bencana alam di wilayah tersebut. Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 243 kejadian bencana di Cianjur, yang didominasi oleh 125 kejadian tanah longsor atau pergerakan tanah, 69 peristiwa cuaca ekstrem, serta 49 kejadian banjir.






