Bank Indonesia mengumumkan perkembangan terbaru mengenai kondisi cadangan devisa negara yang mengalami penurunan dari titik tertingginya. Hingga akhir Juni 2026, posisi cadangan devisa Indonesia tercatat menyusut ke angka US$ 145 miliar. Penurunan ini menandai adanya pengurangan sebesar US$ 11 miliar apabila dibandingkan dengan posisi puncak cadangan devisa pada akhir Desember 2025 yang sempat menyentuh angka US$ 156,5 miliar. Penurunan yang terjadi sepanjang semester pertama tahun 2026 ini memicu berbagai pertanyaan mengenai ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika pasar keuangan global.
Untuk memberikan kejelasan mengenai situasi ini, Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, memberikan penjelasan resmi dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (








